Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia, Seharusnya Wakili Indonesia di China dan Jepang
PEMALANG, iNews.id - Tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa, seharusnya membela Merah-Putih pada ajang China Masters 2023 Super 100. Namun, dia gagal berangkat karena terkendala Visa.
Sebelumnya, PBSI berencana menurunkan pemain di China Masters yang berlangsung 14-19 Maret 2023. Semula Indonesia akan menurunkan sembilan wakil yang tersebar di tiga sektor.
Beberapa pemain yang sedang mencari poin dijadwalkan akan ikut ajang tersebut. Termasuk salah satunya Syabda Perkasa Belawa yang bermain di sektor tunggal putra.
Namun, Syabda serta pemain Indonesia lainnya gagal berangkat dan harus mundur. Hal itu dikarenakan permasalahan Visa untuk masuk ke China yang tidak keluar, sehingga batal berangkat.
Anggap Seperti Adik Sendiri, Ihsan Maulana Mustofa Terpukul Dengar Kepergian Syabda Perkasa Belawa
Nahas, gagal berangkat ke China Masters secara tidak langsung berujung maut. Syabda meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikan sang ayah, Muanis Hadi Sutamto menabrak kendaraan lain dari belakang di jalan tol.
Instagram Pitha Haningtyas Pacar Syabda Perkasa Ramai Ucapan Doa
Akibatnya, Syabda dan ibunda, Anik Sulistyowati (49) meninggal dunia. Sementara sang ayah dalam kondisi kritis, sedangkan Diana Sakti Anistyawati dan adiknya, Tahta Bathari Cahyaloka mengalami luka-luka.
Korban luka saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Islam Al Ikhlas, Pemalang. Sementara Syabda beserta ibunya akan langsung dikebumikan pada hari ini juga.
Syabda Perkasa Belawa Meninggal Kecelakaan di Pemalang, Jenazah akan Dimakamkan di Sragen
Padahal Syabda sudah dijadwalkan untuk berangkat pada pekan ini. Dia seharusnya terbang ke Jepang untuk mengikuti Osaka International Challenge yang berlangsung 29 Maret-2 April 2023.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan