Rexy Mainaky Ungkap Alasan BAM Tunjuk Herry IP Jadi Pelatih Ganda Putra Malaysia
KUALA LUMPUR, iNews.id – Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), telah resmi mengumumkan Herry Iman Pierngadi (Herry IP) sebagai pelatih ganda putra Malaysia. Direktur Kepelatihan Malaysia, Rexy Mainaky, mengungkap alasan keputusan tersebut.
BAM secara resmi sudah mengumumkan pengangkatan Herry IP melalui akun Instagram mereka. Selain itu, keputusan resmi telah diambil usai Presiden BAM, Datuk S. Subramaniam memimpin Rapat Dewan di Bukit Jalil pada Sabtu (11/1/2025).
Herry IP akan memulai tugasnya sebagai pelatih pada 1 Februari. Pelatih berusia 62 tahun itu akan berkolaborasi dengan Muhammad Miftakh untuk melatih dan mengawasi pemain ganda putra nasional, khususnya pasangan teratas, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik.
Rexy mengungkapkan, Herry IP adalah pelatih yang tepat untuk menangani ganda putra Malaysia. Apalagi, dia pernah menjalin kerjasama dengan Herry di tim bulu tangkis Indonesia, termasuk saat menjadi pemain.
Rexy Mainaky Mengaku Rekomendasikan Herry IP Latih Ganda Putra Malaysia
"Beliau (Herry) pelatih yang berpengalaman, dan saat saya masih menjadi pemain, beliau pernah melatih pemain-pemain pelapis di skuad Indonesia," kata Rexy dikutip dari The Star, Sabtu (11/1/2025).
"Pemain-pemain tersebut kemudian berkembang menjadi pemain-pemain terbaik dunia, seperti Sigit Budiarto dan Halim Haryanto," ucapnya.
Soal Herry IP Latih Ganda Putra Malaysia, Presiden BAM Bilang Begini
"Jadi kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi," tutur Rexy.
Coach Naga Api Herry IP Selangkah Lagi Gabung Tim Bulu Tangkis Malaysia
Menurut The Star, BAM telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mendatangkan Herry. Namun, belum disebutkan berapa jumlah gaji sang pelatih.
Untuk rencana jangka panjang, kedatangan pelatih berjuluk si Naga Api itu ditujukan untuk membantu Malaysia meraih medali emas Olimpiade Los Angeles 2028. Tetapi BAM belum terburu-buru mematok tujuan jangka pendek untuk Herry IP.
Coach Naga Api Herry IP Ditawari Gaji Menggiurkan dari China, Berapa Nominalnya?
Editor: Abdul Haris