Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Debut di All England 2026, Raymond/Joaquin Bidik Juara dan Penasaran Karpet Abu-Abu
Advertisement . Scroll to see content

Ranking Naik Drastis, Adnan/Indah Tetap Dicoret dari All England? PBSI Buka Suara

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:00:00 WIB
Ranking Naik Drastis, Adnan/Indah Tetap Dicoret dari All England? PBSI Buka Suara
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tak dikirim ke All England 2026 meski ranking dunia naik ke 18, Rionny Mainaky jelaskan strategi pembagian skuad tur Eropa. (Foto: Andika Rachmansyah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tak dikirim ke All England 2026 meski ranking dunia mereka sudah menembus posisi 18 besar.

Keputusan ini memantik sorotan publik bulu tangkis nasional. Pasalnya, pasangan ganda campuran tersebut baru saja meraih gelar Thailand Masters 2026 pada awal bulan ini dan menunjukkan grafik performa meningkat.

Pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, memberi penjelasan terkait kebijakan tersebut. Dia menegaskan pembagian skuad tur Eropa sudah disusun jauh sebelum hasil Thailand Masters keluar.

Menurut dia, komposisi tim untuk All England 2026 memang dibatasi dua pasangan. Penentuan dilakukan berdasarkan ranking tertinggi saat proses pendaftaran.

Dua pasangan yang dikirim ke turnamen level Super 1000 itu adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Amry Syahnawi/Nita Violina Marwah. Keduanya menempati posisi lebih tinggi di ranking dunia ketika pendaftaran dilakukan.

Pembagian Fokus di Tur Eropa 2026

Sementara Adnan/Indah dijadwalkan tampil di Swiss Open dan Orleans Masters 2026 yang berlevel Super 300. Mereka akan turun bersama Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana dalam dua turnamen tersebut.

"Untuk All England itu sudah didaftarkan sejak sebelum Thailand (Masters). All England kan (mau turunkan) dua pasang. Rangking teratas," ungkap Rionny di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (13/2/2026).

"Karena terlalu banyak (kalau semua pasangan ikut semua pertandingan), kita bagi jadi dua. Amry/Nita sama Jafar/Felisha di All England dan Swiss. Terus kita gabung yang dua lagi Adnan/Indah sama Dejan/Bernadine (di Swiss dan Orleans)," tambahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut