Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ducati Tertinggal dari Aprilia di MotoGP 2026, Gigi Dall'Igna: Kami Belum 100 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Pedro Acosta Tantang Marc Marquez, MotoGP 2027 Panas Sejak Dini

Rabu, 08 Juli 2026 - 06:00:00 WIB
Pedro Acosta Tantang Marc Marquez, MotoGP 2027 Panas Sejak Dini
Pedro Acosta menatap tantangan besar di Ducati 2027 bersama Marc Marquez. (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPedro Acosta memastikan langkah besar ke Ducati pada musim MotoGP 2027 dan langsung berhadapan satu tim dengan Marc Marquez, sosok legendaris yang masih aktif memburu rekor sepanjang masa.

Perpindahan itu langsung memantik sorotan karena mempertemukan bintang muda paling bersinar dengan pembalap yang menaklukkan era lama balap kelas premier. Duel generasi ini dinilai bakal menjadi salah satu cerita terbesar MotoGP dalam beberapa tahun ke depan.

Jika melihat duel awal musim di Buriram dan Balaton Park, potensi persaingan keduanya sudah terasa. Intensitas, kecepatan, dan agresivitas Acosta memberi sinyal kuat tentang tantangan nyata yang bakal dihadapi Marquez.

Peluang Emas Belajar dari Legenda

Meski sorotan tertuju pada potensi benturan ego dan prestasi, Acosta melihat kepindahan ke Ducati sebagai kesempatan langka untuk menyerap ilmu dari satu-satunya pembalap aktif yang menaklukkan era lama MotoGP.

Marquez saat ini mendekati rekor sepanjang masa untuk gelar juara dunia dan kemenangan balapan di MotoGP. Dia juga menjadi satu-satunya rider aktif yang pernah bertarung dan mengalahkan Valentino Rossi, Dani Pedrosa, serta Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia.

“Merupakan sebuah kehormatan bisa satu tim dengan Marc,” kata Acosta dikutip dari Crash.

“Dia kurang lebih sudah berada di akhir kariernya; saya baru memulai di MotoGP, bisa dibilang seperti itu,” lanjutnya.

“Untuk hal ini, ini peluang bagus bagi saya untuk mencoba belajar darinya dan dari pengalamannya,” ujar Acosta.

“Dia adalah yang terakhir dari era lama, balapan bersama pembalap hebat seperti Dani, Jorge, dan Valentino,” ucapnya.

Secara performa, Acosta sempat memimpin klasemen awal kejuaraan dunia setelah meraih kemenangan Sprint pertamanya, mengalahkan Marquez, pada seri pembuka di Buriram.

Namun momentum itu tidak bertahan lama. Serangkaian masalah teknis pada motor KTM membuat posisinya melorot hingga peringkat ketujuh klasemen.

Masalah tersebut diperparah cedera carpal tunnel pada pergelangan tangan kanan. Acosta baru saja menjalani operasi untuk mengatasi kondisi itu dan kini fokus pada pemulihan agar kembali kompetitif.

Musim 2027 kini dipandang sebagai titik krusial. Di Ducati, Acosta tidak hanya diuji soal kecepatan, tetapi juga mental menghadapi pembalap paling berpengaruh di generasinya.

Pertemuan Acosta dan Marquez di satu garasi berpotensi mengubah peta persaingan MotoGP, sekaligus membuka babak baru duel generasi yang jarang terjadi di kelas premier.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut