Pebiliar Filipina Carlo Biado Juara Indonesia International Open 2026, Final 10-9 Picu Ledakan Emosi
JAKARTA, iNews.id – Carlo Biado menjadi juara Indonesia International Open (IIO) 2026 setelah menuntaskan final dramatis dengan skor 10-9. Hasil yang mengantar dia merayakan salah satu pencapaian penting dalam karier biliar profesionalnya.
Atlet biliar asal Filipina itu memastikan gelar juara usai mengalahkan rekan senegaranya, Paolo Gallito, pada partai puncak yang digelar di Pro Billiard Center, iNews Tower, Sabtu (4/7/2027).
Pertandingan final berlangsung ketat sejak awal. Kedua pemain saling menekan hingga poin penentuan, mencerminkan kualitas dan konsistensi permainan level dunia yang ditampilkan sepanjang laga.
Kemenangan ini membuat Carlo Biado mengaku sangat bahagia. Dia menilai gelar tersebut lahir dari kerja keras serta performa stabil selama turnamen.
“Baik, saya sangat senang karena berhasil memenangkan turnamen ini. Menurut saya, saya juga cukup beruntung, dan itulah sebabnya saya bisa memenangkan turnamen ini,” kata Carlo Biado.
Carlo menyebut gelar Indonesia International Open 2026 menjadi modal berharga untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya. Meski meraih juara, dia menegaskan tetap melakukan evaluasi demi meningkatkan performa.
“Turnamen ini, bagi saya, merupakan awal yang baik. Setelah turnamen ini, saya akan pergi ke Vietnam untuk mengikuti Kejuaraan Biliar Asia dan mempertahankan gelar yang saya raih tahun lalu,” ucap Carlo.
Agenda padat menanti Carlo selepas dari Asia. Dia dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat untuk mengikuti salah satu turnamen paling prestisius di kalender biliar dunia.
“Setelah itu, saya akan pergi ke Amerika Serikat untuk mengikuti US Open. Jadi, perjalanan saya akan cukup panjang. Karena itu, saya harus bekerja keras agar bisa meraih kemenangan di ajang US Open,” tambahnya.
Indonesia International Open 2026 sendiri diikuti 128 atlet dari 21 negara. Turnamen kelas dunia ini memperebutkan total hadiah 100.000 dolar Amerika Serikat atau setara Rp1,7 miliar.
Edisi 2026 menjadi penyelenggaraan ketiga ajang biliar bertaraf internasional tersebut di Indonesia, sekaligus menegaskan posisi Tanah Air sebagai tuan rumah kompetisi biliar global yang semakin diperhitungkan.
Editor: Reynaldi Hermawan