Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Takluk dari Malaysia di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2026. Bentrok Thailand di Perempat Final
Advertisement . Scroll to see content

PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah

Senin, 29 Juni 2026 - 18:28:00 WIB
PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah
Lanny Tria Mayasari dipisah dengan Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id PBSI melakukan perombakan besar pada sektor ganda campuran dan ganda putri dengan memproyeksikan Apriyani Rahayu berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah. Keputusan ini menjadi salah satu langkah paling menarik karena Apriyani selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan penting Indonesia di ganda putri.

Penataan ulang komposisi pemain dilakukan PBSI berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing tim nasional menuju target prestasi di level internasional.

Salah satu keputusan paling mencuri perhatian adalah pemindahan Apriyani ke sektor ganda campuran. Peraih medali emas Olimpiade itu akan menjalani program bersama Dejan Ferdinansyah dan dievaluasi melalui enam turnamen internasional.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Rionny Mainaky, menyebut keputusan tersebut lahir dari evaluasi lintas sektor bersama tim pelatih. PBSI berharap penataan baru ini bisa memberi hasil lebih positif untuk perjalanan tim ke depan.

“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan. Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny dalam keterangannya.


Apriyani Dinilai Cocok Jadi Playmaker

Rionny menilai Apriyani punya modal besar untuk beradaptasi di ganda campuran. Dia menyebut Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, punya jangkauan lapangan luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang.

“Dari sisi pengalaman dan mental bertanding, dia juga sudah terbukti mampu tampil di pertandingan-pertandingan besar,” jelasnya.

Sementara itu, Dejan dinilai punya kualitas sebagai pemain belakang. Dia memiliki kekuatan serangan yang baik, mampu mengatur ritme permainan, serta mempunyai smash berkualitas dari area belakang.

“Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi sehingga diharapkan dapat membentuk pasangan yang solid dan kompetitif,” tambah Rionny.

Keputusan ini membuat duet Apriyani/Dejan menjadi salah satu pasangan baru yang paling ditunggu. Keduanya akan mendapat waktu untuk membangun chemistry, komunikasi, dan pola permainan sebelum kelanjutan program ditentukan.


Ester Nurumi Diproyeksikan ke Ganda Putri

Perubahan juga terjadi di sektor ganda putri. PBSI memproyeksikan Ester Nurumi Tri Wardoyo beralih dari tunggal putri untuk berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari.

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Karel Mainaky, menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia. Dia menilai sektor ini tetap membutuhkan pelapis berkualitas meski sudah memiliki tiga pasangan utama yang konsisten berprestasi.

“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional. Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” kata Karel.

Menurut Karel, karakter permainan Ester memiliki banyak keunggulan untuk kebutuhan ganda putri modern. Ester punya power baik dari belakang, smash kuat, penempatan bola akurat, serta kemampuan bergerak dan transisi yang sangat baik.

“Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” katanya.

Lanny dipilih sebagai pasangan Ester karena punya karakter yang saling melengkapi. Karel menilai Lanny mampu menjadi playmaker di depan, mengatur tempo, dan membuka ruang serangan.

“Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” ujarnya.

Apriyani/Dejan dan Ester/Lanny akan menjalani periode evaluasi di sejumlah turnamen internasional. Apriyani/Dejan dievaluasi setelah enam turnamen, sedangkan Ester/Lanny setelah lima turnamen.

“Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan program dan arah pembinaan berikutnya,” kata Rionny.

Karel juga akan memantau perkembangan Ester/Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen. Fokus evaluasi tidak hanya bertumpu pada hasil pertandingan, tetapi juga kerja sama, adaptasi teknis, dan potensi mereka sebagai pasangan jangka panjang.

“Kami juga akan melihat perkembangan Ester dan Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen. Fokus kami bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga perkembangan kerja sama, adaptasi teknis, dan potensi mereka sebagai pasangan jangka panjang,” timpal Karel.

Perombakan ini menjadi sinyal kuat PBSI ingin mencari formula baru di tengah persaingan bulu tangkis dunia yang semakin ketat. Apriyani/Dejan dan Ester/Lanny kini membawa harapan baru, tetapi hasil evaluasi di turnamen internasional akan menjadi penentu arah mereka berikutnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut