Murid Valentino Rossi Keluhkan Performa Motor Desmosedici GP22, Ducati Beri Jawaban Cerdas
BORGO PANIGALE, iNews.id- Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengeluhkan performa motor Desmosedici GP22 yang tak sesuai harapan. CEO Ducati, Claudio Domenicali pun angkat bicara.
Performa Bagnaia memang sempat menjadi sorotan. Murid Valentino Rossi ini belum menunjukkan performa terbaiknya di MotoGP 2022.
Pada seri pertama MotoGP Qatar 2022, pembalap yang akrab disapa Pecco itu gagal finis. Hal tersebut dikarenakan dirinya harus terjatuh pada putaran ke-12.
Atas kejadian tersebut, Bagnaia justru kecewa dengan performa Desmosedici GP22. Dia mengeluh karena diminta mencoba banyak part.
Namun seiring berjalannya waktu, Bagnaia perlahan mampu beradaptasi dari motor Ducati seri terbaru itu. Sebab, Pecco mulai mampu finis di lima besar pada dua balapan terakhirnya yakni MotoGP Argentina dan, Amerika Serikat 2022.
Mengenai keluhan Bagnaia terhadap motor pabrikan asal Italia itu, Domenicali mengungkapkan setiap inovasi baru yang dikeluarkan perlu adaptasi. Dia meminta para pembalap harus bersabar dan terus mencoba mendapatkan settingan terbaiknya.
“Seringkali, ketika mencoba solusi teknis baru, anda akan melambat. Anda membutuhkan fase adaptasi. Tetapi jika anda segera membuang sesuatu yang baru, anda mungkin membuang sesuatu yang baik karena anda tidak terbiasa,” kata Domenicali, disadur dari Motosan, Senin (18/4/2022).
“Sebelumnya, itu lebih sulit bagi kami karena beberapa pilot memiliki prasangka. Sebaliknya, kemauan untuk bertahan dan bereksperimen diperlukan. Hari ini ada alkimia ajaib dari pengemudi cepat yang mempercayai para insinyur."
“Para insinyur mendengarkan apa yang diperintahkan. Lewatlah sudah hari-hari para pembalap melemparkan masalah mereka ke dinding ketika mereka memasuki pit,” tuturnya.
Editor: Ibnu Hariyanto