Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Belanda 2026, Sempat Pimpin Balapan sebelum Masuk Pit
Advertisement . Scroll to see content

Moto3 Belanda Berakhir Pahit, Veda Ega Pratama Janji Tampil Lebih Cerdas di Jerman

Senin, 29 Juni 2026 - 11:00:00 WIB
Moto3 Belanda Berakhir Pahit, Veda Ega Pratama Janji Tampil Lebih Cerdas di Jerman
Veda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Belanda 2026 akibat terjatuh di Assen (Foto: IG/veda_54)
Advertisement . Scroll to see content

ASSEN, iNews.idVeda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Belanda 2026 setelah terjatuh di Sirkuit Assen. Hasil pahit yang langsung memicu tekad kuat pembalap Indonesia itu untuk bangkit pada seri Jerman.

Pembalap Veda Ega Pratama mengalami insiden pada lap ketujuh di tikungan empat, Minggu (28/6/2026) WIB. Dia sempat mencoba melanjutkan balapan, namun akhirnya masuk pit dan menyudahi perlombaan lebih cepat.

Kegagalan menyentuh garis finis membuat Veda pulang tanpa poin. Situasi ini terasa menyakitkan karena performanya sepanjang akhir pekan menunjukkan kecepatan kompetitif dan peluang bersaing di barisan depan.

“Hari ini balapan menjadi bencana karena saya tidak bisa finis, jadi saya sangat kecewa. Setelah akhir pekan yang sangat baik dan dengan perasaan yang sangat bagus, sulit menerima hasil ini,” kata Veda dalam keterangan resmi.

Meski hasil akhir mengecewakan, Veda menilai ada modal penting yang bisa dibawa dari Assen. Dia merasa koneksi dengan motor berada pada level terbaik, terutama saat berada di rombongan terdepan.

“Tapi saya juga mengambil sisi positif karena perasaan dengan motor sangat bagus. Saya bisa bertarung dengan para pemimpin balapan, bertarung untuk posisi depan dan menunjukkan potensi saya,” jelasnya.

Insiden di Belanda menjadi bahan evaluasi utama. Veda mengakui perlu pengambilan keputusan yang lebih matang selama balapan, terutama saat menghadapi situasi krusial di tengah kepadatan grup.

“Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan itu juga kesalahan saya, jadi saya akan mengambil pelajaran dari hari ini,” tutur Veda.

Fokus kini beralih ke Moto3 Jerman 2026 yang akan digelar di Sirkuit Sachsenring pada 10–12 Juli. Trek teknis ini diyakini memberi peluang bagi Veda untuk menebus kegagalan di Belanda.

“Tentu saya kecewa, tetapi saya tahu kami punya kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” tambahnya.

Tekad bangkit ini menegaskan ambisi Veda Ega untuk konsisten bersaing di level tertinggi Moto3. Modal kecepatan, rasa percaya diri, serta evaluasi detail menjadi kunci utama jelang Sachsenring.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut