Media Malaysia Puji Kehebatan Ganda Putra Indonesia, Bawa-bawa Medali Emas Olimpiade
KUALA LUMPUR, iNews.id- Media Malaysia News Straits Times memuji kehebatan ganda putra Indonesia yang tampil perkasa di All England 2022. Mereka yakin Indonesia bakal meraih medali emas Olimpiade 2024.
Ganda putra Indonesia menunjukkan kelasnya di All England 2022. Indonesia mengirimkan tim terkuat di sektor ganda putra All England 2022.
Secara total, ada enam pasang pemain Tanah Air berlaga di sana. Adapun tiga pasangan di antaranya berstatus pemain unggulan.
Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Adapun performa pemain non-unggulan milik Indonesia juga tampak begitu baik di turnamen tersebut.
Ahsan/Hendra Puji Setinggi Langit Bagas/Fikri usai Juara All England: Itulah Gaya Indonesia
Wakil Indonesia mendominasi sektor tersebut. Bahkan, empat pasang pemain Indonesia mampu mencapai babak perempat final All England 2022. Kejutan pun muncul di babak final.
Secara tak terduga, pasangan non-unggulan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana mampu menembus babak final. Tak hanya itu, mereka mampu keluar sebagai juara usai menumbangkan seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dua set langsung 21-19, 21-13.
7 Fakta Bagas/Fikri Juara All England 2022, Nomor 3 Bikin Ratu Bulu Tangkis Inggris Terpesona
Keberhasilan itu lantas menjadi sorotan media Malaysia. Mereka memuji proses regenerasi ganda putra yang berjalan baik. Mereka lantas mengaitkannya dengan puasa gelar Indonesia di sektor ganda putra Olimpiade.
Hasil Lengkap All England 2022 : Jepang Dominan, Indonesia dan Denmark 1 Gelar
“Indonesia boleh membanggakan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai dua pasangan berperingkat tertinggi dunia,” tulis News Straits Times dalam artikelnya, Senin (21/3/2022
“Namun, fakta yang terjadi mereka masih belum bisa merebut kembali emas Olimpiade yang terakhir kali dimenangkan oleh Hendra (Setiawan) dan mendiang Markis Kido di (Olimpiade) Beijing 2008,” lanjutnya.
Indonesia diprediksi dapat mengakhiri puasa gelar di ajang bergengsi dunia tersebut. Bagas/Fikri dinilai bisa jadi kejutan dan menyudahi puasa gelar emas Olimpiade.
“Indonesia bertekad untuk tidak membiarkan kekeringan terus berlanjut dengan proses pembangunan kembali (tim) yang mendapatkan momentum besar,” katanya memuji regenerasi ganda putra Indonesia.
Editor: Ibnu Hariyanto