Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehadiran Duo Fans Cilik Curi Perhatian Veda Ega Pratama dan Mario Aji
Advertisement . Scroll to see content

Mario Aji dan Veda Ega Tebar Ancaman di MotoGP Mandalika 2026, Siap Bikin Bangga Indonesia!

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:06:00 WIB
Mario Aji dan Veda Ega Tebar Ancaman di MotoGP Mandalika 2026, Siap Bikin Bangga Indonesia!
Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama optimistis tampil maksimal di MotoGP Mandalika 2026 (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id MotoGP Mandalika 2026 menjadi panggung besar bagi dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Keduanya optimistis mampu memberikan penampilan terbaik saat berlaga di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026.

Tampil di hadapan publik sendiri menjadi motivasi tambahan bagi Mario yang akan berlaga di kelas Moto2 dan Veda di kelas Moto3. Dukungan ribuan suporter Indonesia di tribun Mandalika diharapkan menjadi energi untuk meraih hasil maksimal pada balapan kandang tersebut.

Mario dan Veda Andalkan Dukungan Publik Mandalika

Mario menilai pengalaman berlatih di Sirkuit Mandalika menjadi keuntungan penting menjelang balapan. Dia juga berharap doa serta dukungan masyarakat Indonesia mampu menambah kepercayaan diri saat bersaing melawan para pembalap dunia.

"Latihan di Mandalika jadi advantage bagi kita berdua. Kami optimistis dalam balapan nanti di hadapan pendukung sendiri karena doa dan dukungan masyarakat Indonesia sangat berarti bagi kami. Kami akan memberikan yang terbaik," kata Mario dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).

Sebelum menghadapi seri di Sirkuit Silverstone, Mario memanfaatkan jeda kompetisi selama tiga pekan untuk kembali ke Indonesia. Selain menjaga program latihan, dia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga sebagai bagian dari persiapan menghadapi ketatnya persaingan di ajang World Championship.

"Kesempatan pulang kali ini kami gunakan dengan baik-baik untuk recharge penuh mungkin, bertemu keluarga, diimbangin dengan latihan, karena berkompetisi di World Championship tidak hanya menulu latihan, kita juga perlu sedikit berehat diri di rumah," lanjut Mario.

Veda juga menyambut MotoGP Mandalika 2026 dengan penuh optimisme. Dia mengaku tidak terbebani tingginya ekspektasi masyarakat. Menurut dia, dukungan publik justru menjadi penyemangat untuk memanfaatkan kesempatan tampil di kandang sendiri.

"Ekspektasi netizen tak ada tekanan, justru jadi motivasi bagi saya. Jika sudah dikasih kesempatan, saya harus memaksimalkannya," ujar Veda.

Pembalap muda tersebut juga berharap tribun Sirkuit Pertamina Mandalika dipenuhi masyarakat Indonesia. Dia ingin merasakan atmosfer balapan di depan pendukung sendiri bersama Mario saat membawa nama Indonesia di ajang balap dunia.

"Saya dan Mas Mario pasti akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan di depan para pendukung sendiri. Semoga masyarakat Indonesia bisa memenuhi tribun sirkuit dan memberikan dukungan langsung kepada kami," imbuh Veda.

ITDC Sebut Pembinaan Pembalap Indonesia Mulai Berbuah

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menilai tampilnya Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi bukti pembinaan pembalap nasional mulai menunjukkan hasil. Keduanya dijadwalkan tampil pada MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober.

Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka mengatakan kehadiran dua pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika menjadi hasil nyata proses pembinaan atlet balap nasional.

"Ini membuktikan bahwa proses pembibitan dan proses perjalanan atlet-atlet Indonesia itu bukan tong kosong bunyinya. Kehadiran sirkuit Pertamina Mandalika memberikan proses yang artinya sekarang kita bisa lihat sama-sama," kata Troy.

Meski demikian, Troy menilai pencapaian tersebut masih menjadi langkah awal. Dia menyebut perjalanan Mario dan Veda masih panjang untuk mencapai level yang lebih tinggi di kompetisi balap internasional. Menurut dia, pembinaan atlet harus berjalan seiring dengan kesiapan fasilitas dan sirkuit berstandar internasional.

"Kami terus melakukan persiapan-persiapan baik dari setiap kawasan Karena ITDC berkomitmen untuk terus mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan sport tourism terbaik di Indonesia," ucapnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut