Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenangan di Jerez Picu Alarm MotoGP, Alex Marquez Mulai Jadi Ancaman Serius
Advertisement . Scroll to see content

Marc Marquez Akui Blunder Fatal di MotoGP Spanyol 2026, Targetnya Ternyata Bukan Juara

Senin, 27 April 2026 - 08:00:00 WIB
Marc Marquez Akui Blunder Fatal di MotoGP Spanyol 2026, Targetnya Ternyata Bukan Juara
Marc Marquez mengakui kesalahan sendiri usai terjatuh di MotoGP Spanyol 2026 dan gagal finis di Sirkuit Jerez. (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

JEREZ, iNews.id - Marc Marquez mengakui kesalahan sendiri usai terjatuh di MotoGP Spanyol 2026 saat sedang berada di posisi kedua.

Pembalap Ducati Lenovo tersebut mengalami insiden pada awal balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026). Kejadian itu membuat dia gagal finis dan kehilangan poin penting dalam perebutan gelar.

Marc Marquez memulai balapan dari pole position setelah tampil kuat di sesi kualifikasi. Dia datang dengan ambisi meraih kemenangan ganda di kandang sendiri setelah sukses di sprint race.

Namun situasi berubah cepat. Setelah memimpin di lap pertama, dia disalip oleh Alex Marquez (Gresini Racing) pada lap kedua di tikungan keenam.

Tak lama setelah kehilangan posisi terdepan, Marc Marquez terjatuh di tikungan ke-11. Insiden tersebut langsung mengakhiri balapannya lebih awal.

Meski begitu, dia tidak mengalami cedera serius dan mampu berjalan meninggalkan lintasan. Namun, hasil ini membuat dia tertinggal 44 poin di klasemen setelah mencatat DNF kedua pada balapan hari Minggu musim ini.

Akui Kesalahan dan Ubah Target

Marc Marquez secara terbuka mengakui kesalahan dalam insiden tersebut. Dia juga menyebut target realistisnya bukan untuk menang.

“Ya, saya baik-baik saja. Balapan saya selesai lebih awal, tetapi kami menikmati MotoGP Spanyol dari Kamis hingga hari ini," ujarnya. dikutip dari Crash.

“Sayangnya, balapan berakhir lebih cepat, tidak banyak yang bisa dikatakan - hanya sebuah kesalahan. Maksud saya, tentu saya melakukan sesuatu yang berbeda karena saya terjatuh," ujarnya.

“Itu hanya kesalahan. Terkadang hal itu terjadi, dan di lap-lap awal balapan, saya mencoba mengontrol semuanya, karena saya tahu Alex lebih cepat dari semua pembalap dalam kondisi kering akhir pekan ini," ucapnya.

“Dan target saya adalah mencoba bekerja untuk finis di posisi ketiga atau keempat."

Dari sisi performa, Ducati terlihat lebih kompetitif dibanding Aprilia di Jerez. Alex Marquez bahkan mampu mengalahkan Marco Bezzecchi dengan selisih hampir dua detik.

Meski begitu, Marc Marquez belum sepenuhnya puas dengan performa motor GP26 miliknya. Dia merasa masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki.

“Saya lebih kuat pada hari Sabtu dalam kondisi hujan, tetapi pada hari Jumat dalam kondisi kering kami cukup jauh dari pembalap tercepat.”

“Jadi, kami harus terus bekerja untuk memahami di mana kami bisa meningkatkan performa.”

“Besok kami memiliki tes, di mana kami akan mencoba bekerja lebih banyak dan mencoba memahami apakah kami bisa meningkatkan di beberapa area, terutama untuk menjadi lebih konsisten pada hari Minggu.”

Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Marc Marquez untuk meningkatkan konsistensi, terutama dalam balapan utama MotoGP musim 2026.

MotoGP Spanyol 2026 dimenangkan Alex Marquez. Disusul Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di tempat kedua dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Racing Team) di peringkat ketiga.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut