Man United Kirim Pesan Menyentuh terkait Insiden Kerusuhan di Kanjuruhan Malang, Ini Isinya
MANCHESTER, iNews.id- Manchester United turut berduka cita atas tewasnya ratusan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Ratusan orang tewas dalam insiden itu.
Tim berjuluk The Red Devils menyampaikan berduka cita lewat akun Twitter resminya @ManUtd, Minggu (2/10/2022). Man United bersedih adanya korban jiwa.
Manchester United is deeply saddened by the tragedy in Malang, Indonesia.
We send our sincere condolences to the victims, their families, and everyone affected.— Manchester United (@ManUtd) October 2, 2022 ![]()
Baca JugaTimnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026, Atta Halilintar Gelontorkan Bonus Rp111 Juta!
"Manchester United sangat berduka atas tragedi di Malang, Indonesia. Kami mengirimkan belasungkawa tulus kami kepada para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak," tulis akun itu.
Postingan itu disukai 20 ribu pengkuti Manchester United. Sementara itu, untuk retweet lebih dari 6 ribu dan 500 komentar.
Suporter Arema FC Tabur Bunga di Stadion Kanjuruhan
Insiden itu saat laga Arema FC melawan Persebaya dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-11. Dalam laga itu tim berjuluk Singo Edan kalah 2-3 dari Persebaya.
Profil dan Sejarah Arema FC Klub Bola di Indonesia hingga Tragedi Kanjuruhan
Selepas pertandingan itu kerusuhan pecah. Pasalnya, suporter Arema FC merangsek ke dalam lapangan.
Alhasil, pihak kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata. Kondisi itu menimbulkan kepanikan dan membuat desak-desakan suporter yang akan ke luar stadion.
Tragedi Kanjuruhan, Sri Mulyani: Tak Boleh Ada Kerusuhan di Olah Raga
Kerusuhan berlanjut di area luar stadion Kanjuruhan. Informasi terakhir yang MNC Portal Indonesia (MPI) peroleh ada sebanyak 129 korban meninggal dunia karena insiden ini.
Kabarnya, masih banyak suporter yang kini dirawat di rumah-rumah sakit di Malang. Lantaran, para suporter masih membutuhkan penanganan intensif.
Tragedi Kanjuruhan, 188 Korban Luka Dirawat di 8 Rumah Sakit Ini
Editor: Ibnu Hariyanto