Lolos Perempat Final BAC 2026, Fajar/Fikri Blak-blakan: Kunci Bangkit Ada di Kepala!
NINGBO, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyoroti faktor mental dan recovery sebagai kunci utama menghadapi tekanan di Badminton Asia Championships (BAC) 2026.
Dalam laga babak 16 besar di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Kamis (9/4/2026) sore WIB, keduanya menghadapi pertandingan ketat melawan pasangan tuan rumah Chen Bo Yang/Liu Yi.
Fajar mengakui lawan tampil dengan kualitas tinggi, terutama dari sisi kecepatan dan kekuatan pukulan.
“Pertandingan tidak mudah, pasangan tuan rumah luar biasa. Mereka memiliki speed dan power yang sangat bagus,” ujarnya, dikutip dari rilis PBSI.
Bangkit Dramatis, Rachel/Febi Lolos ke Perempat Final BAC 2026 usai Usir Unggulan China
Dia menilai faktor penentu dalam laga tersebut bukan hanya teknik, melainkan kemampuan mengelola tekanan.
Fajar menjelaskan situasi tertinggal sempat terjadi dan menjadi ujian mental bagi mereka. “Kami sempat tertinggal cukup jauh, tapi terus mencoba berbagai cara untuk mengejar poin,” katanya.
Putri KW Tersingkir di BAC 2026, Sempat Menang Gim Pertama tapi Kehilangan Momentum
Dia menyebut adaptasi dan ketenangan menjadi faktor penting untuk membalikkan situasi.
Menurut dia, performa mereka juga semakin membaik seiring berjalannya turnamen. “Kami merasa lebih enak bermain, lebih lepas. Semoga ke depan bisa lebih enjoy lagi,” ucapnya.
Sabar/Reza Tersingkir di BAC 2026, Terburu-buru Jadi Bumerang di Gim Penentuan
Selain itu, dia menekankan pentingnya pemulihan kondisi fisik jelang laga berikutnya.“Yang terpenting recovery dan istirahat harus maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Fikri mengakui sempat terjadi penurunan performa akibat kesalahan sendiri. “Dari posisi 5-5 kami banyak melakukan kesalahan dan itu membuat mereka lebih percaya diri,” tuturnya.
Fajar/Fikri dan Devin/Faathir Kompak Tembus Perempat Final BAC 2026
Dia menegaskan mereka tetap berusaha bangkit di tengah tekanan. “Kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengejar.”.
Pernyataan keduanya menunjukkan pertandingan level tinggi di BAC 2026 tidak hanya ditentukan teknik, tetapi juga kekuatan mental dan kesiapan fisik yang konsisten.
Editor: Abdul Haris