Leo/Rian Tersandung, Jepang Samakan Kedudukan atas Indonesia di BATC 2026
QINGDAO, iNews.id - Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto gagal menjaga keunggulan Indonesia setelah takluk dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, membuat skor sementara imbang 1-1 pada semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.
Laga krusial ini berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu (7/2/2026) pagi WIB. Partai ganda putra menjadi penentu setelah Indonesia lebih dulu unggul pada laga pembuka.
Sejak awal gim pertama, Leo/Rian langsung mendapat tekanan intens. Mereka tertinggal 6-10 akibat permainan cepat dan rapat dari pasangan Jepang.
Kakeru/Hiroki tampil konsisten menjaga tempo. Mereka mampu mengamankan poin demi poin dan memperlebar jarak menjadi 18-12, membuat Leo/Rian sulit keluar dari tekanan.
Jadwal dan Susunan Pemain Indonesia Vs Jepang di Semifinal BATC 2026 Sore Ini
Gim pertama akhirnya lepas dari tangan Leo/Rian. Kakeru/Hiroki menutup gim pembuka dengan skor 21-16 setelah mendominasi jalannya pertandingan.
Tiwi/Fadia Kalah Tipis Dua Gim, Tim Putri Indonesia Gagal ke Final BATC 2026
Memasuki gim kedua, tekanan tidak berkurang. Kakeru/Hiroki kembali bermain agresif dan memimpin jauh 14-8, memanfaatkan kesalahan sendiri dari kubu Indonesia.
Leo/Rian sempat mencoba mengejar ketertinggalan. Beberapa reli panjang berhasil dimenangkan, namun jarak poin tetap terjaga di angka krusial.
Hasil Semifinal BATC 2026: Kadek Dhinda Pangkas Ketertinggalan Indonesia dari Korsel 1-2
Kakeru/Hiroki kembali menjauh pada skor 18-11. Mereka tampil disiplin dalam bertahan dan efektif saat menyerang, membuat upaya kebangkitan Leo/Rian terhambat.
Gim kedua berakhir dengan kemenangan Kakeru/Hiroki 21-17. Hasil ini membuat Jepang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 atas Indonesia dalam semifinal BATC 2026.
Hasil Semifinal BATC 2026: Rachel/Febi Tumbang, Korsel Ungguli Indonesia 2-0
Kekalahan Leo/Rian membuat persaingan menuju final kian terbuka. Indonesia kini dituntut tampil maksimal pada partai berikutnya untuk menjaga asa melaju ke laga puncak.
Editor: Reynaldi Hermawan