Komentar Mengejutkan Marc Marquez usai Insiden Pecah Ban di MotoGP Thailand 2026
BURIRAM, iNews.id – Marc Marquez gagal finish di MotoGP Thailand 2026 setelah mengalami pecah ban belakang pada lap ke-21 dan harus mengubur target podium.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut memulai musim di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026), dengan ambisi besar. Dia membidik hasil maksimal pada seri pembuka MotoGP 2026.
Namun balapan berubah dramatis ketika ban belakang motornya bermasalah. Insiden itu memaksanya menghentikan balapan sebelum garis akhir dan membuat dia tidak meraih satu poin pun.
Marc Marquez mengakui kekecewaannya usai gagal menyelesaikan lomba. Dia merasa peluang naik podium terbuka sebelum masalah teknis muncul.
Bos Ducati Murka Marc Marquez Kena Penalti di MotoGP Thailand 2026
"Saya membayangkan diri saya berada di podium. Saya hampir berhasil,” kata Marc Marquez dilansir Motosan, Minggu (1/3/2026).
"Saya tidak suka mengatakannya sampai benar-benar mencapainya," tambahnya.
Drama Buriram, Marc Marquez Buka Suara soal Penalti Sprint Race MotoGP Thailand 2026
Pembalap asal Spanyol tersebut menilai dirinya berpeluang bersaing hingga akhir balapan. Menurut perhitungannya, finis posisi ketiga menjadi hasil realistis jika mampu menyelesaikan lomba.
Komentar Bezzecchi usai Jatuh Dua Kali tapi Tetap Raih Pole Position di MotoGP Thailand 2026
"Mungkin saya akan bersaing dengannya sampai akhir, tetapi saya pikir posisi ketiga akan realistis. Pada akhirnya, kesimpulannya adalah nol poin," ucapnya.
Hasil ini membuat Marc Marquez harus memulai musim dengan catatan pahit. Kegagalan finis di seri pertama tentu berdampak pada persaingan klasemen sementara.
Pedro Acosta Juara Sprint Race MotoGP Thailand 2026 usai Salip Marc Marquez di Lap Terakhir
Pada balapan tersebut, pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil sebagai pemenang. Dia berhak mengamankan 25 poin dari MotoGP Thailand 2026.
MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram menjadi pembuka musim yang penuh dinamika. Bagi Marc Marquez, insiden pecah ban menjadi pelajaran penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya dalam perebutan gelar juara dunia.
Editor: Reynaldi Hermawan