Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hector Souto Minta Maaf usai Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara, Soroti Harapan Besar
Advertisement . Scroll to see content

Komentar Berkelas Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Runner Up di Piala AFF 2026

Senin, 13 April 2026 - 06:30:00 WIB
Komentar Berkelas Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Runner Up di Piala AFF 2026
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. (Foto: FFI)
Advertisement . Scroll to see content

NONTHABURI, iNews.id – Pelatih Timnas Futsal Indonesia memberi komentar berkelas usai pasukannya runner up Piala AFF Futsal 2026. Menurutnya, Tim Garuda makin disegani usai finis meski kalah 1-2 dari Thailand di partai final.

Pelatih Hector Souto mengaku bangga atas perjuangan Skuad Garuda yang tampil maksimal sepanjang turnamen. Dia menilai pencapaian ini melampaui target awal tim yang hanya membidik semifinal.

Final yang berlangsung Minggu (12/4/2026) malam WIB berjalan sengit. Timnas Futsal Indonesia bahkan mampu unggul lebih dulu melalui gol Andres Dwi pada menit ke-16.

Keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Thailand meningkatkan intensitas serangan. Tim berjuluk Gajah Perang membalikkan keadaan lewat gol Itticha Praphaphan dan Panut Kittipanuwong.


Hector Souto Soroti Perjuangan dan Wasit

Selepas laga, Hector Souto menegaskan kebanggaannya terhadap performa tim. Dia menyoroti persiapan yang sangat singkat sebelum turnamen dimulai.

"Kita harus mempertimbangkan kita hanya berlatih lima hari untuk mempersiapkan turnamen ini. Lima hari para pemain ini bersama-sama adalah waktu yang sangat singkat untuk mempersiapkan semua situasi. Dan kita melakukannya dengan baik," ujarnya. 

Dia juga menilai timnya memiliki sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Tekanan melalui skema power play bahkan sempat membuat Thailand kesulitan.

"Saya pikir kita memiliki dua atau tiga peluang yang sangat jelas untuk mencetak gol. Dan mereka kurang lebih terkejut ketika mereka bertahan dari power play kami. Saya pikir kita memiliki banyak sekali peluang termasuk situasi pressing yang bisa kita raih hasil imbang," tuturnya.

Souto turut menyinggung keputusan wasit yang dinilai kurang tepat dalam momen krusial. Meski begitu, dia tetap menerima hasil akhir pertandingan.

"Menurut pendapat saya, saya harus memeriksa tayangan ulang, itu pelanggaran yang sangat keras. Itulah mengapa kami meminta challenge. Tetapi secara umum kami kalah," tegasnya.

Hasil ini membuat Thailand meraih gelar ke-17 sejak Piala AFF Futsal pertama digelar pada 2001. Sementara itu, Indonesia harus puas sebagai runner-up untuk kelima kalinya setelah sebelumnya pernah juara pada 2010 dan 2024.

Meski gagal juara, Souto menilai pencapaian ini membawa dampak besar bagi reputasi tim. Dia yakin Timnas Futsal Indonesia kini semakin dihormati di kawasan Asia Tenggara.

"Selamat untuk Thailand, mereka mendapatkan trofi dan kemenangan. Tetapi saya pikir kita mendapatkan rasa hormat dari semua orang karena para pemain ini bekerja dengan sangat baik dan semua orang di Asia Tenggara mulai menghormati Indonesia," pungkasnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut