Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonatan Christie Tembus Final India Open 2026 usai Singkirkan Loh Kean Yew
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Srikanth Kidambi, Tunggal Putra India Cetak Sejarah Manis di Final Kejuaraan Dunia

Kamis, 25 Agustus 2022 - 16:12:00 WIB
Kisah Srikanth Kidambi, Tunggal Putra India Cetak Sejarah Manis di Final Kejuaraan Dunia
Srikanth Kidambi, jagoan tunggal putra India pernah menorehkan sejarah manis di final Kejuaraan Dunia 2021.. (Foto: The Bridge)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pebulu tangkis tunggal putra India, Srikanth Kidambi pernah mencetak sejarah manis di Kejuaraan Dunia 2021. Dia menjadi pemain India pertama yang mencapai final dalam ajang tersebut.

Nama Srikanth Kidambi kini memang tak setenar pebulu tangkis top lain semisal Anthony Ginting, Lee Zii Jia, Kento Momota, atau sang raja Viktor Axelsen. Namun, torehan apik pernah dia ciptakan saat bersaing di BWF World Tour. Salah satunya kala Kidambi menorehkan sejarah di Kejuaraan Dunia 2021 lalu.

Menilik profilnya, Kidambi merupakan sosok pebulu tangkis yang lahir di Ravulapalem, Andhra Pradesh, India pada 7 Februari 1993. Pemilik nama lengkap Srikanth Nammalwar Kidambi itu punya predikat mentereng yakni pernah menjadi raja bulu tangkis dunia walau hanya sepekan. Kidambi menduduki posisi satu tunggal putra BWF pada 12 April 2018.

Di India, nama Kidambi diakui sebagai olahragawan yang sukses. Buktinya Kidambi pernah dianugerahi sebagai Padma Shri, penghargaan sipil tertinggi keempat di India, pada 2018. Selain itu, Kidambi juga mendapat penghargaan Arjuna pada 2015. 

Pada 2021, Kidambi menjadi orang India pertama yang mencapai final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis  2021 dalam nomor tunggal putra. Saat itu, turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut berlangsung dari 12 hingga 19 Desember 2021 di Palacio de los Deportes Carolina Marín di Huelva, Spanyol. 

Torehan sejarah bisa saja berakhir lebih manis jika Kidambi meraih gelar juara. Sayangnya, dewi fortuna tak berpihak kepadanya. Dia dikalahkan jagoan Singapura, Loh Kean Yew dua set langsung. Meski hanya menjadi runner-up, dia tetap menjadi sosok pahlawan di dunia bulu tangkis India.

Adapun pada saat itu rekan senegara Kidambi, Lakshya Sen hanya mampu mendapatkan medali perunggu. Sen berbagi tempat ketiga dengan sang peringkat ketiga dunia asal Denmark, Anders Antonsen.

Tentu menjadi momen berharga bagi Kidambi di pentas bulu tangkis internasional. Sosok atlet berpostur 1,77 meter (5 kaki 10 inci) dengan bobot 73 kg (161 pon) itu memang tak juara, tapi tetap membuat masyarakat India dan sang pelatih Pullela Gopichand bangga atas perjuangannya di lapangan.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut