Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Susi Susanti! Ini Atlet Indonesia Peraih Emas Perdana di Olimpiade Sepanjang Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Kembali Dikabarkan Meninggal Dunia, Rudy Hartono: Itu Hoax

Rabu, 07 November 2018 - 16:36:00 WIB
Kembali Dikabarkan Meninggal Dunia, Rudy Hartono: Itu Hoax
Rudy Hartono (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pebulu tangkis legendaris Indonesia Rudy Hartono menjawab berita hoax yang menyebutkan kalau dirinya meninggal dunia. Dengan tegas, pria 69 tahun itu menegaskan kalau saat ini dirinya sehat-sehat saja. 
 
Berita wafatnya Rudy sempat beredar di jejaring sosial maupun via pesan whatsapp. Ini bukan pertama kali dia diterpa kabar seperti itu. Sebelumnya, pada 10 Maret lalu, Rudy juga dikabarkan meninggal. Padahal, kala itu dirinya mengaku tengah asyik bermain golf. 
 
Saat dihubungin iNews.id lewat whatsapp, Rudy mengaku heran mengapa selalu mendapat kabar hoax seperti itu. “Itu hoax. Saya sudah dua kali mendapat berita seperti itu,” tulis Rudi. 
 
Memang, di usianya yang tak lagi muda membuat Rudy tak lagi prima. Pada tahun 2016, dia sempat pingsan seusai berolahraga di pusat kebugaran Mal Pondok Indah. Saat itu, Rudy yang tengah berada di sauna terjatuh ke lantai hingga berdarah dan memar. 
 
Akibatnya, dia dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah untuk mendapatkan perawatan, dan lukanya tersebut harus dijahit. Namun setelah itu dia tidak pernah menderita masalah kesehatan. Itu karena pria kelahiran Surabaya itu masih kerap berolahraga ringan. 
 
Rudy merupakan legendaris yang telah mengharumkan nama Indonesia di percaturan bulu tangkis dunia. Dia merupakan pemegang rekor juara All England terbanyak dengan torehan delapan gelar. Secara keseluruhan, Rudy telah mengoleksi 19 titel di semua ajang.  
 
Dia juga menjadi juara termuda kompetisi bulu tangkis tertua di dunia tersebut, ketika masih berusia 18 tahun pada 1968. Saat itu, Rudy berhasil mengalahkan wakil Malaysia Tan Aik Huang, lewat pertarungan dua game 15-12 dan 15-9. 
 
Bagi para pecinta bulu tangkis, tentu masih ingat persaingannya dengan atlet Denmark Svend Pri, serta sesama pebulu tangkis asal Indonesia, Lim Swie King. Ketiganya kerap saling mengalahkan, dan menjadi rival abadi di era 1970-an.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut