Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apriyani Rahayu Turun Level Super 100, Main Rangkap di Ruichang China Masters 2026
Advertisement . Scroll to see content

Keluar Zona Nyaman, Apriyani Rahayu Jajal Ganda Campuran di China Masters 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:00:00 WIB
Keluar Zona Nyaman, Apriyani Rahayu Jajal Ganda Campuran di China Masters 2026
Apriyani Rahayu siap rangkap di China Masters 2026 dengan debut di ganda campuran bersama Taufik Aderya dan memulai perjuangan dari babak kualifikasi. (Foto: Andika Rachmansyah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Apriyani Rahayu memastikan diri turun di dua nomor pada China Masters 2026 dan siap menjajal ganda campuran bersama Taufik Aderya. Langkah ini menjadi tantangan baru bagi peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

Turnamen China Masters 2026 akan digelar pada 10-15 Maret 2026. Di ajang level Super 100 itu, Apriyani tampil di sektor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari serta berduet dengan Taufik pada nomor ganda campuran.

Khusus di ganda campuran, pasangan anyar racikan Pelatnas Cipayung tersebut harus memulai langkah dari babak kualifikasi. Artinya, Apriyani dan Taufik perlu bekerja ekstra sejak fase awal untuk bisa menembus babak utama.

Apriyani mengungkapkan keputusan bermain di sektor ganda campuran merupakan arahan pelatih. Namun di sisi lain, dia memang tertarik kembali mencoba nomor tersebut.

“Ya memang dari pelatih juga buat ngasih kita kesempatan. Jadi, memang semua dari pelatih yang ngasih, suruh main, ya udah. Gitu aja sih. Jadi kayak, ‘Oh ya udah, kita coba main juga’,” kata Apriyani saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Kamis (12/2/2026).

Bukan Pengalaman Pertama di Ganda Campuran

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Apriyani turun di sektor ganda campuran. Pemain kelahiran Konawe, Sulawesi Tenggara, tersebut pernah berpasangan dengan Panji Akbar Sudrajat, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima, Rinov Rivaldy, dan Fachryza Abimanyu pada periode 2014-2016.

Pengalaman itu membuat Apriyani tidak merasa canggung saat menjalani latihan perdana bersama Taufik. Meski begitu, dia mengakui perlu penyesuaian karena pola bermainnya masih terbawa gaya ganda putri.

“Kalau aneh sih enggak. Memang rotasi polanya memang masih, saya nya kan masih double (ganda putri) banget. Jadi emang masih menyesuaikan banget aja sih. Kalau ya sekiranya, ya tidak terlalu susahlah buat aku coba menyesuaikan,” terang dia.

Di usia 27 tahun, Apriyani tidak mempermasalahkan harus memulai lagi dari bawah di sektor berbeda. Dia memilih menikmati proses dan memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan tim pelatih.

“Enggak ada sih. Saya cukup mau menikmati aja. Dan tidak mau berpatokan dengan umur saya sih. Maksudnya selagi saya bisa, ya kenapa enggak? Selagi saya dikasih kepercayaan, ya kenapa enggak? Jadi ya udah, so happy,” pungkas Apriyani.

Keputusan rangkap di China Masters 2026 menegaskan komitmen Apriyani untuk terus berkembang. Tantangan dari babak kualifikasi di level Super 100 menjadi ujian awal bagi duet barunya di ganda campuran.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut