Kapten Tim Minta Maaf Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026
HORSENS, iNews.id – Kapten tim bulu tangkis Indonesia, Fajar Alfian, meminta maaf karena tersingkir dari Piala Thomas 2026 usai kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D, Rabu (26/4/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen akhir. Tim Merah Putih gagal melangkah ke perempat final meski sempat memiliki peluang hingga pertandingan penentuan.
Fajar Alfian langsung menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang tidak sesuai harapan. Dia menilai tim sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.
“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam,” katanya, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Jagoan Prancis Christo Popov Sebut Indonesia Tak Bersemangat di Piala Thomas 2026
Dia mengakui lawan tampil lebih baik di laga tersebut. Performa tim dinilai belum mampu mengimbangi permainan Prancis.
“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik,” ujarnya.
Anthony Ginting Buka Suara usai Indonesia Tumbang dari Prancis di Piala Thomas 2026
Fajar Alfian juga menyoroti performa tim yang belum maksimal. Hal ini menjadi pelajaran penting untuk ke depan.
“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan,” tuturnya.
Sabar/Reza Tertekan usai Tertinggal 0-3, Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026
Dia memastikan tim tidak akan larut dalam kekecewaan. Fokus selanjutnya adalah memperbaiki kekurangan yang terlihat di turnamen ini.
“Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” ucapnya.
Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026, Jonatan Christie Minta Maaf Gagal Sumbang Poin
Dalam laga melawan Prancis, Indonesia hanya meraih satu poin. Kemenangan tersebut datang dari sektor ganda putra melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Empat partai lainnya berakhir kekalahan, termasuk sektor tunggal yang gagal menyumbang poin maksimal. Kondisi ini membuat Indonesia tidak mampu membalikkan keadaan.
Sebelumnya, Indonesia sempat meraih kemenangan penting 3-2 atas Thailand. Namun hasil tersebut tidak cukup untuk membawa tim lolos ke fase gugur.
Kegagalan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim bulu tangkis Indonesia. Perbaikan di berbagai aspek menjadi fokus untuk menghadapi turnamen berikutnya.
Editor: Abdul Haris