BIRMINGHAM, iNews.id - Pemain ganda putra Denmark, Hans-Kristian Solberg Vittinghus, terpukau dengan permainan di sektor tunggal putri. Dia menilai setidaknya ada empat pemain tunggal putri yang sangat menonjol.
Babak semifinal berlangsung di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (19/3/2023) dini hari WIB. Sejumlah pertandingan berlangsung di tunggal putri, termasuk salah satunya An Se-young melawan Tai Tzu Ying.
Yuk Ramaikan Okezone National Championship 2026 di GOR UNJ Weekend Ini, Saksikan 24 Sekolah Unjuk Aksi!
Setelah bersaing ketat selama 1 jam 22 menit, An Se-young menuju final. Dia merebut kemenangan dengan skor 17-21, 21-19 dan 24-22. Vittinghus menilai persaingan di tunggal putri memang begitu ketat.
“Saya harus mengakui betapa bagusnya permainan antara An Se-young dan Tai Tzu Ying. Pertandingan semifinal All England tersebut begitu menakjubkan,” kata Vittinghus di akun Twitter miliknya.
Mantap! Indonesia Rutin Sabet 1 Gelar All England sejak 2016, Ini Buktinya
Vittinghus menyebut jika persaingan di sektor tunggal putri memang begitu ketat. Namun, setidaknya ada empat pemain yang menonjol, antara lain Akane Yamaguchi, An Se-young, Tai Tzu Ying dan Chen Yufei.
“Keadaannya sudah seperti itu selama beberapa lama. Ini adalah era keemasan tunggal putri. Tetapi, saya pikir dua hingga empat pemain sudah menjauh dibanding yang lain, dibanding sebelum Covid,” ujarnya.
Jadwal Final All England 2023 Hari Ini: Fajar/Rian dan The Daddies Berebut Titel Juara
Pada babak final tunggal putri, An Se-young akan menghadapi Chen Yufei. Sementara Yamaguchi sudah terhenti pada babak semifinal, usai dikalahkan Chen dengan skor 17-21 dan 8-21.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan