Kabar Duka! Petinju Hero Tito Meninggal Dunia usai Tanding di Jakarta Minggu Lalu
MALANG, iNews.id- Kabar duka datang dari dunia olahraga. Petinju nasional Hero Tito meninggal dunia Kamis (3/3/2022) usai menjalani perawatan di RS usai tanding pada Minggu (27/2/2022).
Sang petinju berusia 36 tahun ini meninggal dunia setelah mengalami koma usai tanding melawan melawan James Mokoginta di ajang nasional di Hollywings Gatsu Night Club, Jakarta, Minggu (27/2/2022). Dia menderita pembengkakan otak usai di-upper cut dan tak sadarkan diri selama empat hari perawatan.
Manager Heru Tito, Armin Tan membenarkan kabar meninggalnya petinju bernama lengkap Heru Purwanto. Sang petinju dikonfirmasi meninggal dunia pukul 16.45 WIB hari ini di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Iya benar meninggal. Dia meninggal karena sudah keputusan dari keluarga, dia hidup itu hanya pakai alat bantu, ventilator. Dia sebetulnya sudah meninggal, cuma dipertahankan (dengan alat)," ujar Armin Tah, saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis petang (3/3/2022).
Wajah Sang Ibunda Dipukul Pria, Bintang Man City Ngamuk di Arena Tinju
Jenazah pun langsung disalati di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. Jenazah Hero akan dipulangkan ke rumah duka yang berada di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang
"Bakda magrib dilakukan salat jenazah di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta," ujar kata Zulham Mubarak.
Makin Jago di Ring Tinju, Jake Paul Sesumbar Bisa Robohkan Conor McGregor
"Estimasi perjalanan sekitar 11 sampai 12 jam. Jadi kami perkirakan jenazah akan sampai besok pagi," lanjutnya.
Petinju Legendaris Oscar De La Hoya Vs Yori Boy Campas dan Bernard Hopkins, Hanya di Total Boxing iNews
Semasa hidupnya petinju ini telah melakoni 45 pertandingan, dengan 27 kemenangan, 11 kali menang KO, 16 kalah, 6 di antaranya kalah KO, serta dua pertandingan berakhir seri.
Beberapa prestasi nasional dan internasional juga pernah diraih petinju berjuluk The Lion Tito mulai dari juara nasional 2013, kelas bulu 57,1 kilogram, Juara nasional 2012 kelas bulu 57,1 kg (KTPI), Juara nasional 2017 kelas ringan junior 58,9 kg (KTI), dan Juara nasional 2016 kelas ringan junior 58,9 kg (ATI).
Infografis Olahraga Paling Berbahaya di Dunia Ternyata Bukan UFC atau Tinju
Sementara satu prestasi internasional yakni Juara WPBF International (World Profesional Boxing Federation) kelas ringan tahun 2016.
Editor: Ibnu Hariyanto