Jorge Martin Blak-blakan Sebut MotoGP 2025 Neraka, Kini Bangkit dan Bidik Juara 2026
JEREZ, iNews.id – Jorge Martín mengenang MotoGP 2025 sebagai musim paling kelabu dalam kariernya setelah dihantam cedera berkepanjangan yang mengganggu performanya.
Pembalap Aprilia Racing itu mengakui sebagian besar musim lalu dihabiskan untuk pemulihan, bukan bertarung di lintasan. Kondisi tersebut membuat dia gagal bersaing memperebutkan hasil maksimal sepanjang kompetisi.
Jorge Martin menegaskan tidak ingin mengulang pengalaman pahit tersebut. Cedera yang dialami membuatnya kehilangan momentum penting dalam perburuan prestasi, sekaligus memukul kondisi fisik dan mentalnya.
Kini situasi berubah drastis di MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol itu langsung menunjukkan performa impresif sejak awal musim. Dia menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 77 poin, membuka peluang besar dalam persaingan gelar.
Alex Marquez Frustrasi Belum Naik Podium, MotoGP 2026 Disebut Makin Gila
Martin secara terbuka mengungkap luka yang masih tersisa dari musim sebelumnya.
“Tahun 2025 adalah neraka secara emosional, fisik, mental, dan spiritual. Kami sedang dalam proses penyembuhan batin,” kata Jorge Martín dilansir dari Motosan, Selasa (14/4/2026).
Masih Peringkat 15, Johann Zarco Optimistis Kejar 5 Besar MotoGP 2026
Dia mengaku sulit mengingat kembali setiap momen di musim tersebut karena rasa sakit yang begitu dalam.
“Perasaan itu terlalu menyakitkan jika saya menghidupkan kembali setiap momen, dan saya tidak bisa,” ujarnya.
Marc Marquez Masih Jadi Favorit Juara MotoGP 2026 meski Performa Melempem
Memasuki MotoGP 2026, Jorge Martín merasakan perubahan besar dalam dirinya. Dia kini kembali menikmati profesinya sebagai pembalap setelah melewati masa sulit.
Menurut dia, proses pemulihan panjang membuatnya semakin menghargai setiap momen di lintasan. Semangat untuk kembali ke performa terbaik menjadi motivasi utama.
Jorge Martin Menggila di MotoGP 2026, Marc Marquez Bisa Gagal Juara
“Semua yang telah saya lakukan untuk pulih dan kembali adalah karena MotoGP adalah arti hidup saya. Saya percaya saya dilahirkan untuk menjadi seorang pembalap, saya telah mencapainya, dan saya tidak akan menyerah ketika menghadapi rintangan,” katanya.
Dia menegaskan akan terus berjuang menghadapi segala tantangan yang ada.
“Sebaliknya, saya akan mencoba untuk mengatasi semuanya. Saya telah menemukan kembali arti dari mampu menikmati olahraga saya, menikmati keluarga saya, dan mengatasi situasi yang sangat sulit itu,” ujarnya.
Sebagai informasi, seri keempat MotoGP 2026 akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026. Balapan ini menjadi momentum penting bagi Jorge Martín untuk melanjutkan tren positifnya musim ini.
Editor: Abdul Haris