Jorge Martin Akhiri Puasa 504 Hari! Podium Sprint MotoGP Brasil 2026 Jadi Titik Balik
GOIANIA, iNews.id - Jorge Martin akhirnya mengakhiri penantian 504 hari tanpa podium usai finis ketiga di sprint race MotoGP Brasil 2026.
Pembalap Aprilia Racing itu tampil kompetitif di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Dia berhasil mengamankan posisi ketiga di tengah persaingan ketat para pembalap papan atas.
Dalam balapan tersebut, Martin harus mengakui keunggulan dua rider Ducati. Marc Marquez finis di posisi pertama, sementara Fabio Di Giannantonio menempati urutan kedua.
Hasil ini terasa sangat spesial bagi pembalap asal Spanyol tersebut. Dia akhirnya kembali naik podium setelah terakhir kali melakukannya pada MotoGP Malaysia 2024, sekaligus menutup puasa panjang selama 504 hari.
Marc Marquez Menggila! Juara Sprint MotoGP Brasil 2026, Langsung Tantang Di Giannantonio
“Saya sangat senang. Musim lalu cukup berat, tetapi saya telah berlatih keras dan fokus pada diri sendiri, mencoba berkembang setiap hari,” kata Martin, dilansir dari Motosan, Minggu (22/3/2026).
Perjalanan menuju podium ini tidak mudah. Martin sempat mengalami masa sulit pada musim lalu akibat cedera panjang yang mengganggu performanya di lintasan.
Hasil FP2 MotoGP Brasil 2026: Ai Ogura Kalahkan Marc Marquez di Detik Terakhir!
Dia menegaskan peningkatan performanya tidak terjadi secara instan. Proses panjang dan konsistensi dalam latihan menjadi kunci kebangkitan yang mulai terlihat pada musim ini.
Francesco Bagnaia Khawatir MotoGP Brasil 2026 Banjir, Sirkuit Sempat Terendam!
“Kepercayaan diri datang sedikit demi sedikit dan saya lebih kompetitif dalam sesi latihan. Saya tahu apa yang saya butuhkan dari motor dan untuk gaya balap saya,” ucapnya.
Meski berhasil naik podium, Martin tetap menyoroti dominasi Ducati. Dia menilai timnya masih tertinggal meski karakter Sirkuit Ayrton Senna dinilai cocok untuk motor Aprilia.
MotoGP Brasil 2026 Jadi Ujian Pecco Bagnaia, Sirkuit Baru Penuh Teka-teki
“Ini adalah trek yang cocok untuk Aprilia, tetapi Ducati finis pertama dan kedua, jadi saya pikir kami masih selangkah di belakang mereka. Kami punya beberapa konfigurasi berbeda, jadi mungkin untuk besok kami perlu mengubah sesuatu,” pungkas Martin.
Hasil sprint race ini memberi sinyal kebangkitan bagi Martin di MotoGP 2026. Namun, tantangan besar masih menanti, terutama untuk bisa menyaingi dominasi Ducati pada balapan utama.
Editor: Reynaldi Hermawan