Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alex Marquez Tantang Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2026, Siap Hadapi Misi Berat
Advertisement . Scroll to see content

Jorge Lorenzo Bela Francesco Bagnaia, Yakin Bangkit dan Jadi Kandidat Juara MotoGP 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:45:00 WIB
Jorge Lorenzo Bela Francesco Bagnaia, Yakin Bangkit dan Jadi Kandidat Juara MotoGP 2026
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: IG @pecco63)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Jorge Lorenzo memberi dukungan penuh kepada Francesco Bagnaia jelang MotoGP 2026 dan yakin pembalap Ducati Lenovo itu kembali menjadi kandidat juara dunia. Legenda hidup MotoGP tersebut menilai performa buruk musim lalu tidak mencerminkan kualitas asli Bagnaia.

Francesco Bagnaia menjalani musim MotoGP 2025 dengan hasil yang jauh dari ekspektasi. Pembalap yang akrab disapa Pecco itu hanya meraih dua kemenangan dan mengakhiri klasemen di posisi kelima.

Catatan tersebut menjadi musim terburuk Bagnaia dalam beberapa tahun terakhir. Situasi itu juga memicu laporan posisi dia di tim pabrikan Ducati terancam.

Namun Jorge Lorenzo melihat potensi besar dalam diri Bagnaia. Dia menegaskan status juara dunia yang dimiliki pembalap asal Italia tersebut tidak bisa diabaikan.

“Pecco (Bagnaia) adalah seorang juara dunia, dia adalah pembalap yang luar biasa, sangat cepat di lintasan, bertalenta, dan teliti. Dia tidak menunjukkan hal-hal itu pada musim lalu,” kata Lorenzo dilansir dari Crash, Jumat (13/2/2026).


Kunci Kebangkitan Bagnaia di MotoGP 2026

Menurut Lorenzo, persoalan utama Bagnaia terletak pada adaptasi dengan motor Desmosedici GP25. Jika dia kembali menemukan kenyamanan dengan tunggangannya, peluang merebut gelar kembali terbuka.

“Hasil buruk yang didapatkannya tidak mencerminkan kemampuannya, dan saya pikir ketika dia merasa lebih nyaman dengan motornya, dia akan menunjukkan bahwa dia adalah kandidat juara,” tegas Lorenzo.

Bagnaia memang disebut mengalami kendala teknis sepanjang MotoGP 2025. Ketidakcocokan dengan karakter Desmosedici GP25 membuat performanya tidak stabil sepanjang musim.

Lorenzo menilai perubahan kecil pada motor bisa memberi dampak besar di level tertinggi seperti MotoGP. Dia menekankan persaingan di kelas utama sangat ketat sehingga detail teknis menjadi penentu.

“Di lingkungan ini, di mana semua pesaing adalah yang terbaik dari yang terbaik, detail kecil sangatlah penting,” tutur Lorenzo.

Lorenzo juga membagikan pengalaman pribadinya saat membela Yamaha pada 2014. Lorenzo mengingat perubahan regulasi membuat motornya berubah drastis dibanding musim sebelumnya.

“Saya ingat pada saat di Yamaha pada 2014, musim sebelumnya saya bersaing sengit dengan Marc Marquez. Saya tampil baik, tetapi ada pergantian peraturan yang membuat motor berubah drastis,” pungkasnya.

Dukungan dari Jorge Lorenzo menjadi sinyal kuat menjelang MotoGP 2026. Jika Francesco Bagnaia mampu beradaptasi lebih baik dengan motor Ducati, persaingan gelar juara dunia diprediksi kembali memanas.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut