Janice Tjen Hadapi Ujian Berat di Maroko Open 2026, Petenis Swedia Siap Jadi Ancaman Serius
RABAT, iNews.id - Janice Tjen sebagai unggulan pertama Maroko Open 2026 akan menghadapi tantangan besar saat berjumpa petenis asal Swedia, Caijsa Wilda Hennemann. Laga ini disebut sebagai ujian penting untuk mengukur konsistensi performa Janice di turnamen WTA 250 tersebut.
Pertandingan Janice Tjen kontra Hennemann dijadwalkan berlangsung di Rabat, Selasa (19/5). Jika tidak ada perubahan jadwal, duel ini akan dimulai pukul 11.00 waktu Maroko atau 17.00 WIB.
Janice menyandang status unggulan pertama karena memiliki peringkat WTA tertinggi di turnamen ini, yakni posisi 41 dunia. Sementara itu, Hennemann berada jauh di bawah dengan peringkat 292 dunia.
Meski perbedaan ranking cukup jauh, situasi di lapangan tidak bisa dianggap mudah bagi Janice. Hennemann datang dengan modal pertandingan yang lebih banyak dan ritme yang sudah terbentuk.
Sebelum menghadapi Janice, Hennemann lebih dulu melewati dua laga kualifikasi. Performa tersebut membuatnya sudah berada dalam kondisi pertandingan yang lebih siap.
Pada babak pertama kualifikasi, Hennemann mengalahkan Maria Teixido Garcia. Dia kemudian melanjutkan tren positif dengan menundukkan Dalila Spiteri di laga berikutnya.
Dua kemenangan tersebut memastikan Hennemann melaju ke babak utama Maroko Open 2026. Momentum ini membuatnya datang ke laga melawan Janice dengan kepercayaan diri tinggi.
Kondisi ini membuat duel melawan Hennemann menjadi ujian serius bagi Janice Tjen. Status unggulan pertama justru membawa tekanan tambahan untuk menjaga reputasi dan performa.
Situasi semakin menantang karena performa Janice dalam beberapa bulan terakhir tidak sepenuhnya stabil. Di nomor tunggal, dia belum menunjukkan konsistensi seperti yang terlihat di sektor ganda.
Penurunan performa tersebut turut berdampak pada peringkatnya di klasemen WTA. Kondisi ini membuat setiap turnamen menjadi kesempatan penting untuk kembali naik.
Maroko Open 2026 kini menjadi panggung pembuktian bagi Janice Tjen. Selain mempertahankan status unggulan, dia juga dituntut mengembalikan performa terbaiknya.
Jika mampu melewati Hennemann, Janice berpeluang kembali menemukan momentum positif dalam perjalanan kariernya di level WTA.
Editor: Reynaldi Hermawan