Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belum Pernah Juara! Jonatan Christie Bidik Gelar Indonesia Open 2026
Advertisement . Scroll to see content

Istora Siap-Siap, Indonesia Open 2026 Hadirkan Inovasi Teknologi dan Bintang Dunia

Selasa, 14 April 2026 - 16:25:00 WIB
Istora Siap-Siap, Indonesia Open 2026 Hadirkan Inovasi Teknologi dan Bintang Dunia
Polytron Indonesia Open 2026 hadir sebagai turnamen bulutangkis Super 1000 dengan inovasi teknologi dan deretan pemain top dunia. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polytron Indonesia Open 2026 hadir sebagai turnamen bulu tangkis paling bergengsi di Indonesia dengan balutan inovasi teknologi dan konsep keberlanjutan.

Turnamen BWF World Tour Super 1000 ini dijadwalkan berlangsung pada 2–7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Ajang ini akan menghadirkan puluhan pebulutangkis top dunia yang bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus poin penting peringkat global.

Polytron tampil sebagai sponsor utama dan menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan bulutangkis nasional.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol dukungan terhadap atlet Indonesia agar mampu bersaing di level dunia. Polytron juga membawa pendekatan baru melalui integrasi teknologi dalam penyelenggaraan turnamen.

Salah satu langkah konkret ditunjukkan dengan menghadirkan Polytron G3+ sebagai official electric car partner untuk mobilisasi atlet selama turnamen berlangsung. Inisiatif ini menjadi bagian dari dorongan terhadap teknologi ramah lingkungan.

Inovasi Teknologi dan Target Prestasi Atlet Indonesia

Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan visi besar di balik dukungan tersebut.

“Indonesia Open dan Polytron memiliki kesamaan DNA yang sangat kuat; kami berakar dari Indonesia, tumbuh bersama rakyat, dan kini menjadi kebanggaan di tengah kompetisi merek global. Melalui semangat 'Pride of the Nation', kami mentransformasi simbol kebanggaan nasional ini menjadi kekuatan inovasi teknologi keberlanjutan. Dukungan kami bukan sekadar sponsorship, melainkan kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia,” ujar dia.

Dia juga menjelaskan rekam jejak Polytron dalam mendukung bulutangkis, termasuk berbagai turnamen seperti Polytron International Para Badminton Indonesia, Superliga Junior, Gubernur Cup, hingga Muria Cup.

“Penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 ini kami harap tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi atlet nasional di negeri sendiri, namun juga menjadi etalase yang membuktikan potensi besar inovasi dan semangat kebersamaan Indonesia kepada masyarakat internasional,” lanjut dia.

Dukungan ini mendapat apresiasi dari PP PBSI. Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja, menilai turnamen ini memiliki peran penting dalam kalender bulutangkis dunia.

“Polytron Indonesia Open 2026 merupakan salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF. Bagi Indonesia, ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan besar bagi para atlet untuk meraih prestasi di hadapan publik sendiri,” kata dia.

Dia menambahkan dukungan sponsor memberi dampak signifikan terhadap pembinaan atlet nasional.

“Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Dukungan ini memberikan dampak nyata, tidak hanya terhadap penyelenggaraan turnamen, tetapi juga terhadap pembinaan dan pengembangan atlet Indonesia secara berkelanjutan sehingga kedepannya Indonesia tetap memiliki skuad yang kompetitif di berbagai sektor,” ujar dia.

PBSI juga tengah fokus pada pengembangan pemain muda. Ajang ini menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding di level tinggi.

“Sehingga melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal, sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional ke depan,” jelas dia.

Indonesia menargetkan hasil maksimal sebagai tuan rumah. Dengan persiapan matang, para atlet diharapkan mampu bersaing di semua sektor.

Sejumlah nama akan menjadi andalan, seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, hingga Nikolaus Joaquin/Raymond Indra.

Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, memastikan penyelenggaraan tahun ini membawa pengalaman baru bagi penonton.

“Polytron Indonesia Open 2026 kami siapkan dengan konsep balutan inovasi teknologi, tidak hanya dari sisi pertandingan, tetapi juga dari keseluruhan pengalaman di luar lapangan. Penonton akan menikmati berbagai aktivitas menarik, area interaktif, serta teknologi terbaru yang terintegrasi di dalam penyelenggaraan,” ujar dia.

Dia juga menegaskan akses bagi penonton akan dibuat lebih luas melalui harga tiket yang lebih terjangkau.

“Kami juga mengumumkan bahwa penjualan tiket akan dibuat lebih affordable agar semakin banyak badminton lovers yang bisa datang langsung ke Istora GBK dan merasakan atmosfer turnamen kelas dunia. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendekatkan olahraga bulutangkis kepada masyarakat,” kata dia.

Bersama PBSI, panitia menargetkan turnamen ini menjadi pesta rakyat bulutangkis. Penonton tidak hanya menyaksikan pertandingan kelas dunia, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas dan hiburan yang telah disiapkan di area venue.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut