Indonesia Raih 25 Medali di Para Powerlifting Asia-Oceania 2026, Rekor Dunia Terukir!
BANGKOK, iNews.id – Tim para angkat berat Indonesia meraih 25 medali di Para Powerlifting Asia-Oceania Open Championship 2026 dan mencuri perhatian lewat performa Abdul Hadi serta Delima Yunia Susanti.
Kejuaraan yang berlangsung pada 7-12 April 2026 itu menjadi panggung gemilang bagi kontingen Merah Putih. Indonesia menutup turnamen dengan koleksi enam medali emas, empat perak, dan 15 perunggu.
Dengan raihan tersebut, Indonesia finis di peringkat ke-10 klasemen akhir. Sementara posisi juara umum ditempati Uzbekistan yang tampil dominan sepanjang kompetisi.
Salah satu sorotan utama datang dari Abdul Hadi di kelas 49 kilogram putra. Dia mencatat angkatan terbaik 179 kilogram yang mengantarkannya meraih dua medali emas.
Bonus ASEAN Para Games Cair, Atlet Peraih Emas Kantongi Rp1 Miliar
Prestasi tersebut didapat dari kategori best lift elite open dan best lift Asia. Catatan itu juga melampaui pesaing utamanya asal Vietnam, Le Van Cong, yang hanya mencatatkan angkatan 163 kilogram.
Keberhasilan Abdul Hadi menjadi momen pembalasan setelah sebelumnya dia kalah tipis dari Le Van Cong pada ASEAN Para Games 2025. Kini, dia menunjukkan peningkatan signifikan di level internasional.
Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Total Hampir Rp365 Miliar
“Waktu ikut kejuaraan di Mesir saya gagal, jadi saya bayar sekarang. Walaupun di kejuaraan ini masih ada lawan yang belum hadir, tetapi sudah membuktikan saya sudah bisa melangkah sejauh ini. Ini sangat memotivasi saya untuk mengejar poin ke Paralympic, meningkatkan angkatan,” ujarnya.
Penampilan gemilang juga ditunjukkan Delima Yunia Susanti. Atlet berusia 16 tahun itu sukses menyumbangkan empat medali emas di kategori rookie kelas 79 kilogram putri.
Kemenpora Apresiasi Prestasi Fantastis Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Tidak hanya itu, Delima juga memecahkan rekor dunia rookie dengan angkatan 93 kilogram. Pencapaian tersebut menegaskan potensinya sebagai bintang masa depan Indonesia.
“Di lubuk hati, saya sangat takut berhadapan dengan para senior. Tetapi saya senang bisa bertanding di event sebesar ini, bergabung dengan lawan-lawan senior yang baik,” ujarnya.
SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 Gemilang, DPR Beri Apresiasi Tinggi
Pelatih tim, Coni Ruswanta, menilai hasil ini membuka peluang besar bagi atlet Indonesia untuk tampil di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
“Insya Allah dari hasil perhitungan kita, semua atlet ini bisa lolos ke Nagoya sesuai target. Ada beberapa kejutan, terutama Abdul Hadi bisa menjadi peringkat satu di Asia bahkan dunia. Delima yang baru berusia 16 tahun juga bisa memecahkan rekor rookie di kelas 79 kilogram,” katanya.
Dia menambahkan fokus latihan dalam lima bulan ke depan akan bergeser dari pengumpulan poin ke perburuan medali. Tim pelatih juga menargetkan empat atlet mampu lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028.
Target besar tersebut diiringi ambisi menembus peringkat sembilan dunia. Dengan performa saat ini, peluang Indonesia untuk bersaing di level tertinggi semakin terbuka lebar.
Editor: Abdul Haris