Hasil All England 2023: Zacha/Bella ke 16 Besar usai Tekuk Jagoan Jerman
BIRMINGHAM, iNews.id - Ganda campuran Indonesia Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela mengalahkan wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Lohau. Mereka menang dengan skor 21-17 dan 21-18 pada babak pertama All England 2023 di Utilita Arena, Kamis (16/3/2023) dini hari WIB.
Zacha/Bella di bawah tekanan pada awal gim pertama. Mereka sempat tertinggal jauh usai Lamsfuss/Lohau menggapai keunggulan 6-2.
Namun seiring waktu, Zacha/Bella mampu mengejar. Dari semulanya tertinggal, mereka mampu mengimbangi Lamsfuss/Lohau.
Permainan Zacha/Bella meningkat sesudahnya. Mereka bahkan mampu merebut interval dengan skor 11-9.
Hasil All England 2023: Kalahkan Dejan/Gloria, Praveen/Melati Lolos ke 16 Besar
Setelah jeda, Zacha/Bella tampak mendominasi. Enam poin beruntun mampu diraih sehingga mereka sempat unggul cukup jauh 16-10.
Namun, Lamsfuss/Lohau tak mau kalah begitu saja. Mereka mendekati raihan Zacha/Bella walau akhirnya pasangan Indonesia satu ini mampu merebut gim pertama 21-17.
Hasil All England 2023: Leo/Daniel Libas Juara Dunia, Tembus 16 Besar
Pada gim kedua, pertarungan ketat masih terjadi. Hanya saja Zacha/Bella lebih mendominasi.
Hasil All England 2023: Fajar/Rian Susah Payah Singkirkan Duo Korsel di Babak Pertama
Lima poin beruntun digapai Zacha/Bella/ Mereka sempat unggul 8-3 atas Lamsfuss/Lohau.
Interval pun direbut Zacha/Bella. Permainan konsisten membuat mereka unggul 11-6 saat rehat.
Anthony Ginting Buka-bukaan soal Peluang Juara usai Lolos ke 16 Besar All England 2023
Selepas rehat, Lamsfuss/Lohau tampil lebih menggebrak perlahan-lahan. Mereka bahkan sempat membalikkan keadaan dengan skor 15-14.
Permainan ketat diperagakan kedua pasangan menjelang akhir gim kedua. Saling susul-menyusul angka terjadi.
Pada akhirnya, Zacha/Bella yang memenangkan laga. Mereka menutup gim kedua dengan skor 21-18.
Hasil ini membuat Zacha/Bella melaju ke 16 besar. Nantinya keduanya akan melawan antara wakil Skotlandia, Adam Hall/Julie Macpherson atau jagoan Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya