Gawat! Oleksandr Usyk Diancam Bakal Diracun Jelang Duel Vs Anthony Joshua
JEDDAH, iNews.id- Petinju asal Ukraina, Oleksandr Usyk dikabarkan menerima ancaman akan diracun menjelang bertarung melawan Anthony Joshua (Inggris). Ancaman itu diterima lewat email manajer Oleksandr Usyk, Egis Klimas.
Oleksandr Usyk akan kembali berhadapan dengan Anthony Joshua dalam perebutan gelar sabuk kelas berat. Usyk, yang berhasil merebut gelar itu pada September 2021 lalu, berupaya untuk mempertahankan titelnya.
Pertarungan ulang keduanya akan dilangsungkan di Jeddah, Arab Saudi pada hari ini, Sabtu (20/8/2022). Namun, Klimas mengatakan ada berbagai tekanan menjelang duel ulang Usyk dan Joshua.
Usyk dilaporkan menerima tekanan dari negaranya sendiri, Ukraina, yang tengah berperang melawan Rusia. Selain itu, ada juga tekanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Jake Paul Malas Tarung Lawan Floyd Mayweather: Dia Sudah Tua, Mending Lawan McGregor
Klimas mengungkapkan, dirinya menerima ancaman dari orang tidak dikenal lewat email pribadinya. Dalam email tersebut, seseorang mengatakan akan meracuni Usyk di ruang ganti menjelang pertarungan melawan Joshua.
“Ada banyak tekanan. Ini tekanan dari Ukraina, dari pemerintah. Ini tekanan dari Rusia. Ini tekanan dari Inggris. Saya bahkan mendapatkan email tentang seseorang yang akan mencoba meracuni (Usyk) di ruang ganti,” kata Klimas dilansir dari Mirror, Sabtu (20/8/2022).
Tommy Fury Terima Tantangan Youtuber Jake Paul, Duel Berlangsung di 6 Agustus
Namun demikian, Klimas tidak menjelaskan siapa yang mengancam Usyk. Sementara itu, Joshua sendiri menaruh rispek besar terhadap Usyk, yang kampung halamannya masih diinvasi oleh Rusia.
“Jika itu saya, ya, negara saya berperang pasti akan berdampak dan saya tidak tahu apakah itu positif atau negatif,” ujar Joshua terpisah.
“Saya tidak tahu bagaimana saya akan menghadapinya, tetapi saya tahu itu akan sulit. Saya tidak pernah hidup dalam konflik seperti itu, jadi saya tidak tahu konsekuensi apa yang akan terjadi pada saya,” sambungnya.
"Tapi saya menghormati apa yang telah dia lakukan 100 persen. Ini rumahnya, bukan? Anda harus mempertahankan rumah Anda. Dia hanya berusaha membela komunitasnya jadi saya menghormatinya. Saya akan melakukan hal yang sama, bukan sebagai seorang petinju atau pejuang, sama seperti orang pada umumnya,” tukasnya.
Editor: Ibnu Hariyanto