Fabio Quartararo Ultimatum Yamaha: Bangkit atau Tenggelam di MotoGP 2025
IWATA, iNews.id – Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo mengirim sinyal tegas kepada tim pabrikan tersebut untuk segera bangkit di paruh kedua MotoGP 2025, atau bersiap tenggelam dalam persaingan. Rider asal Prancis itu menilai performa Yamaha sejauh ini belum cukup untuk bersaing memperebutkan kemenangan.
Yamaha memang tengah menghadapi masa sulit di paruh pertama musim. Dari 12 seri yang sudah dijalani, tim berlogo garpu tala hanya sekali naik podium, yakni saat Quartararo finis kedua di MotoGP Spanyol 2025. Selebihnya, mereka kesulitan menembus tiga besar di balapan utama.
Situasi ini membuat Yamaha terpuruk di dasar klasemen sementara konstruktor dengan 133 poin, tertinggal dari Honda yang berada di posisi keempat dengan 147 poin. Catatan tersebut menjadi peringatan keras bahwa tanpa perubahan signifikan, Yamaha akan semakin tertinggal di papan klasemen.
Quartararo menyebut timnya cukup kuat di sesi kualifikasi, tetapi keunggulan itu hilang saat balapan. Masalah terbesar, menurutnya, ada pada lima lap pertama yang krusial untuk menentukan jalannya lomba.
Francesco Bagnaia Tak Sabar Hadapi Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026, Yamaha Jadi Ancaman Baru!
"Saya rasa kualifikasi berjalan jauh lebih baik dari yang kami perkirakan,” kata Quartararo, dilansir dari Motosan, Jumat (8/8/2025).
Ia menegaskan harapan besar agar Yamaha melakukan terobosan teknis pada jeda musim panas ini. Targetnya jelas merebut kemenangan di sisa musim dan membuktikan Yamaha masih bisa bersaing di level tertinggi.
Teka-teki Rekan Setim Toprak Razgatlioglu di Yamaha, Miguel Oliveira atau Jack Miller?
“Untuk balapan, kami berharap sedikit lebih banyak, terutama di lima lap pertama, tapi ya, ini cukup sulit dan saya harap kami bisa membuat kemajuan di paruh kedua musim ini,” tegasnya.
Lorenzo Kaget Toprak Gabung Yamaha: Harusnya ke Ducati atau Honda!
Sementara itu, rekan setimnya, Alex Rins, memastikan seluruh pembalap Yamaha satu suara dalam mendiagnosis masalah yang menghambat performa. Menurutnya, tim sudah tahu akar persoalan, tinggal bagaimana mereka bekerja keras untuk memperbaikinya.
“Yamaha tahu masalah yang sedang kami rasakan. Kami berempat, semua pembalap, sangat sejalan dalam memahami masalah yang kami hadapi. Kami harus bekerja keras, tidak menyerah,” ujar Rins.
Alarm Bahaya untuk Yamaha! Quartararo Frustrasi usai Tes MotoGP Aragon: Tidak Masuk Akal
Rins menolak jalan pintas yang hanya memberi hasil instan. Baginya, kerja sama tim yang solid dan konsistensi adalah kunci untuk mengembalikan performa Yamaha ke jalur kemenangan.
“Ada cara mudah yang akan membuat semuanya baik-baik saja sampai di sini, dan itu saja. Tapi itu bukan cara saya bekerja, bukan cara saya berpikir. Jadi kami akan tetap bersama dan bekerja keras,” sambungnya.
MotoGP 2025 kini memasuki masa jeda. Seri berikutnya di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada 15–17 Agustus 2025, akan menjadi ujian pertama apakah ultimatum Quartararo ini dijawab dengan aksi nyata atau Yamaha kembali gagal memenuhi ekspektasi.
Editor: Abdul Haris