Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bagnaia Tak Suka Sirkuit Sachsenring, tapi Siap Tempur Demi Podium MotoGP Jerman 2026
Advertisement . Scroll to see content

Ducati Tertinggal dari Aprilia di MotoGP 2026, Gigi Dall'Igna: Kami Belum 100 Persen

Rabu, 08 Juli 2026 - 15:00:00 WIB
Ducati Tertinggal dari Aprilia di MotoGP 2026, Gigi Dall'Igna: Kami Belum 100 Persen
Ducati mengakui tertinggal dari Aprilia pada paruh pertama MotoGP 2026 (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

BORGO PANIGALE, iNews.id – Ducati mengakui masih tertinggal dari Aprilia pada paruh pertama MotoGP 2026. Meski begitu, General Manager Ducati Corse, Luigi "Gigi" Dall'Igna, menegaskan timnya belum mengeluarkan performa terbaik dan yakin persaingan perebutan gelar masih terbuka.

Hingga 10 seri pertama MotoGP 2026, Ducati belum mampu menandingi konsistensi Aprilia di berbagai klasemen. Pabrikan asal Borgo Panigale itu kini menempati posisi kedua pada klasemen konstruktor.

Aprilia Racing memimpin klasemen konstruktor dengan raihan 304 poin. Sementara Ducati masih berada di belakang setelah gagal menyamai performa rival asal Noale tersebut.

Pada klasemen tim, Ducati bahkan menempati posisi ketiga dengan koleksi 283 poin, berada di bawah Aprilia Racing yang mengumpulkan 379 poin dan Trackhouse Aprilia dengan 306 poin.

Dominasi Aprilia musim ini tidak lepas dari penampilan impresif Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Keduanya memimpin klasemen pembalap MotoGP 2026 di posisi pertama dan kedua.

Sementara itu, pembalap Ducati dengan posisi terbaik justru berasal dari tim satelit Pertamina Enduro VR46, yakni Fabio Di Giannantonio di peringkat ketiga. Dua pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, masih berada di luar tiga besar.

Ducati Yakin Bisa Bangkit

Setelah 10 seri berlangsung, Aprilia berhasil mengoleksi enam kemenangan. Catatan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Ducati tertinggal pada musim ini.

Meski mengakui awal musim berjalan cukup sulit, Dall'Igna tetap optimistis Ducati mampu mengejar ketertinggalan.

"Bagian pertama musim ini sedikit lebih rumit dari biasanya, tetapi itu bagian dari permainan. Saya pikir ada tim yang datang ke balapan pertama dengan persiapan yang lebih baik, baik dari segi motor maupun performa pembalapnya," kata dia dikutip dari Motosan.

Dall'Igna menilai Ducati masih memiliki ruang besar untuk berkembang pada sisa musim ini.

"Kami belum mencapai 100 persen; kami perlu melakukan beberapa pekerjaan, membuat beberapa penyesuaian. Tetapi kami sudah dekat, dan dalam beberapa kasus, kami telah menang dengan telak. Kami sudah setengah musim, kejuaraan masih panjang, dan kami ingin melakukan segala yang mungkin untuk memenangkannya," ujarnya.

Menurut Dall'Igna, dominasi Aprilia justru menjadi suntikan motivasi bagi seluruh anggota tim Ducati untuk bekerja lebih keras.

"Itu tidak membuat saya takut, tidak membuat saya khawatir. Tetapi itu justru memberi saya lebih banyak motivasi untuk bekerja, untuk mendorong tim saya bekerja lebih keras. Dalam upaya mengejar kami oleh para rival, konsesi telah memainkan peran penting. Tetapi jika tim lain telah mencapai kemajuan yang lebih besar daripada kami, itu wajar setelah bertahun-tahun mendominasi."

Sebagai penutup, Dall'Igna menegaskan Ducati harus tetap tenang dalam menghadapi persaingan musim ini.

"Anda harus sangat seimbang, banyak menggunakan akal sehat, dan, jika perlu, tahu kapan harus mundur jika sesuatu tidak berjalan ke arah yang benar."

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut