Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gregoria Mariska Dicoret dari Skuad Piala Uber 2026, Indonesia Turunkan Skuad Muda
Advertisement . Scroll to see content

Dua Turnamen Bulu Tangkis Sri Lanka Ditunda, Debut Verrel/Aisyah Gagal Terwujud

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:00:00 WIB
Dua Turnamen Bulu Tangkis Sri Lanka Ditunda, Debut Verrel/Aisyah Gagal Terwujud
Debut pasangan anyar PBSI Verrel Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata ikut tertunda karena dua turnamen di Sri Langka resmi ditunda. (Foto: ChatGPT)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dua turnamen bulu tangkis di Sri Lanka resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Kondisi ini membuat debut pasangan anyar PBSI Verrel Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata ikut tertunda.

Penundaan tersebut mencakup Sri Lanka International Series 2026 dan Sri Lanka International Challenge 2026 yang sedianya digelar pada Maret. Keputusan ini berdampak langsung pada agenda internasional sejumlah atlet, termasuk ganda campuran baru Pelatnas PBSI Cipayung.

Verrel Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata sejatinya dijadwalkan menjalani debut sebagai pasangan di dua ajang tersebut. Turnamen Sri Lanka International Series rencananya berlangsung pada 9-15 Maret 2026, sedangkan Sri Lanka International Challenge pada 16-22 Maret 2026.

PBSI menyampaikan informasi resmi melalui akun Instagram @badminton.ina. Federasi mengutip konfirmasi dari Badminton Asia terkait penundaan tersebut.

“Badminton Asia mengonfirmasi bahwa dua turnamen di Sri Lanka ditunda sampai pemberitahuan berikutnya,” tulis PBSI dalam unggahan resmi, Jumat (20/2/2026).

“Turnamen tersebut adalah Sri Lanka International Series (9-15 Maret) dan Sri Lanka International Challenge (16-22 Maret),” sambung keterangan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut