Cetak Sejarah di AS, Hamilton Butuh Satu Balapan Lagi untuk Juara Dunia
AUSTIN – Mercedes memastikan titel konstruktor Formula 1 (F1) untuk tahun keempat secara beruntun setelah Lewis Hamilton menjadi yang tercepat pada Grand Prix (GP) Amerika Serikat (AS) di Sirkuit Austin Minggu (22/10/2017) waktu setempat atau Senin (23/10/2017) pagi WIB.
Prestasi itu mencatatkan Hamilton dalam buku sejarah F1. Dengan catatan tujuh kali juara pada 2007, 2012, 2014, 2015, 2016, dan 2017, dia menggusur legendaris asal Jerman Michael Schumacher sebagai pembalap paling sukses di GP AS.
Pembalap asal Inggris itu mencatatkan waktu 1 jam 33 menit 50,993 detik, unggul 10,143 detik atas pentolan Ferarri Sebastian Vettel yang finis di urutan kedua, dan 15,779 detik atas Kimi Raikkonen yang naik podium ketiga. “Ini tahun yang luar biasa sejauh ini, saya sangat menikmati mengemudi mobil ini,” ungkap Hamilton, dikutip Crash.
Hasil itu menjadikan Hamilton semakin mantap di puncak klasemen pembalap dengan poin 331, unggul 66 angka dari Vettel yang ada di posisi kedua, dan 87 angka dari Valtteri Bottas. Meski begitu, driver 32 tahun itu belum bisa memastikan gelar juara dunia F1 musim ini.
Dia harus menunggu setidaknya satu balapan lagi untuk menjadi pembalap Britania pertama yang mampu menjadi juara dunia sebanyak empat kali mengulangi suksesnya pada 2008, 2014, dan 2015.
Hamilton bisa menuntaskan asanya tersebut pada GP Meksiko, Minggu (29/10/2017) mendatang. Namun, Vettel bisa memaksa pacuan juara diperpanjang sampai GP Brasil, 12 November nanti, jika dia mampu mencetak 17 poin lebih banyak ketimbang Hamilton di balapan pekan depan.
“Saya tak menyangka bisa lebih cepat ketimbang Vettel, tapi mobil ini memang terasa fantastis. Kami mendapatkan keseimbangan yang tepat dari start, tapi masih ada tiga balapan lagi yang harus dimenangkan,” ungkap Hamilton.
Editor: Super Admin