Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rival di MotoGP, Marc Marquez Justru Makin Akrab dengan Alex Marquez: Saat Visor Turun, Dia Bukan Saudara Lagi!
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Marc Marquez Pernah Hampir Pensiun, Kini Tak Terobsesi Lampaui Rekor Rossi dan Agostini

Minggu, 08 Maret 2026 - 23:45:00 WIB
Cerita Marc Marquez Pernah Hampir Pensiun, Kini Tak Terobsesi Lampaui Rekor Rossi dan Agostini
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: IG @marcmarquez93)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id – Marc Marquez mengaku pernah hampir pensiun dari MotoGP akibat cedera yang dialaminya selama beberapa tahun terakhir. Meski sudah mengoleksi tujuh gelar juara dunia, pembalap Ducati Lenovo itu menegaskan dirinya tidak terobsesi mengejar rekor milik Valentino Rossi dan Giacomo Agostini.

Giacomo Agostini masih menjadi pembalap dengan gelar terbanyak di kelas utama MotoGP dengan delapan gelar juara dunia. Sementara Valentino Rossi berada di posisi kedua dengan tujuh gelar, jumlah yang sama dengan Marc Marquez saat ini.

Meski memiliki peluang menambah koleksi gelar, Marc Marquez mengaku tidak pernah menjadikan rekor tersebut sebagai target utama dalam kariernya. Dia lebih memilih fokus pada setiap balapan yang dijalani.

“Saya tidak pernah turun ke lintasan dengan berpikir bisa menyamai satu pembalap atau pembalap lainnya. Tujuan saya selalu untuk menang, bersenang-senang, dan memberikan yang terbaik,” kata Marc Marquez dikutip dari Motosan, Minggu (8/3/2026).

Pembalap asal Spanyol itu mengatakan pencapaian dalam karier akan datang secara alami jika dia terus bekerja keras dan menikmati setiap balapan.


Pernah Terpikir Pensiun karena Cedera

Marc Marquez juga mengenang masa sulit yang dia alami akibat cedera yang menghantuinya selama beberapa musim terakhir. Kondisi tersebut sempat memunculkan pikiran untuk pensiun dari MotoGP.

“Selama lima tahun yang sulit itu, saya berpikir untuk pensiun. Itu bukan pikiran yang konstan, tetapi pada saat-saat paling menantang, ketika Anda tidak melihat kemajuan apa pun dan setiap operasi tampaknya memperpanjang ketidakpastian, tidak terhindarkan untuk bertanya pada diri sendiri,” ujarnya.

Meski sempat muncul dalam pikirannya, Marc Marquez menegaskan pensiun tidak pernah menjadi keputusan nyata.

“Terlepas dari semuanya, pensiun tidak pernah menjadi keputusan nyata. Itu hanya sebuah ide, tetapi bukan rencana,” kata dia.

Kini Marc Marquez ingin menikmati setiap balapan pada MotoGP 2026. Dia berusaha memberikan performa terbaik setiap kali turun ke lintasan.

Pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, Marc Marquez belum meraih hasil maksimal setelah mengalami masalah pada ban motornya.

“Pada saat yang sama, sesuatu di dalam diri saya mengatakan harus terus mencoba. Selama masih ada peluang sekecil apa pun saya tidak boleh menyerah. Pada akhirnya kerja keras dan kesabaran membuahkan hasil,” ucapnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut