Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! Indonesia vs Thailand di Perempat Final BATC 2026, Ini Peta Persaingan Lengkap
Advertisement . Scroll to see content

BWF Larang Spin Serve di Turnamen Bulu Tangkis Internasional, Ini Alasannya

Jumat, 12 Mei 2023 - 19:17:00 WIB
BWF Larang Spin Serve di Turnamen Bulu Tangkis Internasional, Ini Alasannya
Federasi bulutangkis internasional BWF menyetujui larangan sementara spin serve di semua turnamen internasional termasuk Sudirman Cup (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Federasi bulutangkis internasional BWF menyetujui larangan sementara spin serve di semua turnamen internasional. Aturan ini berlaku sampai konsultasi lebih lanjut pada pertemuan tahunan yang berlangsung pada akhir Mei.

Hasil amandemen peraturan menyebutkan, pemain tak boleh memukul kok dengan cara memutarnya. Hasil kajian BWF, setelah dipukul dengan spin serve, kok sulit bahkan sama sekali tidak bisa dikembalikan. Servis tersebut pertama kali dicoba di ajang Polish Open pada Maret 2023.

Larangan ini diberlakukan untuk turnamen internasional, termasuk Sudirman Cup yang dimulai pada Minggu (14/5/2023) di China serta Malaysia Masters pada pekan berikutnya.

"BWF menyambut upaya para pemain dalam menciptakan inovasi pada pertandingan dan bereksperimen dengan teknik untuk menciptakan keunggulan yang kompetitif di lapangan," kata Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer, dikutip dari Reuters, Jumat (12/5/2023).

"Namun, kami menerima beberapa umpan balik dari dalam komunitas bulu tangkis, termasuk Komisi Atlet BWF, yang menyatakan 'spin serve' bisa berdampak negatif bagi pertandingan," ujarnya, menambahkan.

Oleh karena itu, pemain yang menerapkan spin serve akan dianggap sebagai fault.

Hoyer menambahkan, panel ahli merekomendasikan untuk melarang 'spin serve' sampai konsultasi lebih lanjut. Pertemuan Umum Tahunan (AGM) BWF akan belangsung pada 27 Mei 2023.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut