Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alex Marquez Menggila di Sepang, Rekor Tes Pramusim MotoGP 2026 Resmi Tumbang
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Hujan, Ini Penyebab Sprint Race MotoGP Australia 2023 Batal

Minggu, 22 Oktober 2023 - 14:37:00 WIB
Bukan Hujan, Ini Penyebab Sprint Race MotoGP Australia 2023 Batal
Penyebab Sprint Race MotoGP Australia 2023 batal digelar terungkap (Foto: MotoGP)
Advertisement . Scroll to see content

PHILLIP ISLAND, iNews.id – Penyebab Sprint Race MotoGP Australia 2023 batal digelar terungkap. Agenda ini tak jadi terlaksana karena angin kencang, bukan hujan deras.

Balapan utama MotoGP Australia 2023 yang sedianya digelar Minggu (22/10/2023) dihelat sehari lebih awal. Penyelenggara menilai cuaca buruk dengan angin kencang bakal melanda Sirkuit Phillip Island sesuai dengan prediksi yang ada.

Benar saja, pada Minggu (22/10/2023) hujan deras mewarnai sesi pemanasan kelas utama hingga balapan Moto3 dan Moto2. Bahkan, balapan Moto2 dihentikan pada lap kesepuluh karena cuaca yang semakin memburuk.

Akibatnya sprint MotoGP Australia 2023 pun turut dibatalkan. Francesco Bagnaia dan kolega tak jadi mentas dalam balapan 13 lap tersebut.

Race Director alias Direktur Balap MotoGP, Mike Webb menjelaskan pembatalan sprint tersebut bukanlah karena hujan. Namun, kondisi angin kencang di Sirkuit Phillip Island tak memungkinkan lagi untuk menggelar balapan.

Alhasil, setelah dilakukan diskusi dengan pihak-pihak terkait, akhrirnya tak ada pilihan lain selain membatalkan sprint.

“Kami tidak punya pilihan lain. Kami tahu prakiraan cuaca buruk. Hal ini tidak biasa terjadi di sini, namun sebenarnya telah diprediksi secara konsisten selama seminggu bahwa hal ini akan terjadi pada hari Minggu,” kata Webb dilansir dari Speedweek, Minggu (22/10/2023).

“Sekadar memperjelas: hujan tidak pernah menjadi masalah, ini soal angin. Kami tahu dari pengalaman, terutama di sini dan terutama dengan arah angin seperti ini bahwa akan sangat sulit di tikungan 1, 7, dan 8. Hal itulah yang terjadi pada tahun 2019 ketika kami memberi bendera merah pada kualifikasi MotoGP karena alasan yang sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Webb menjelaskan lebih detail mengenai pembatalan tersebut. Hembusan angin semakin kencang di Sirkuit Phillip Island dan tak kunjung membaik setelah balapan Moto2 dihentikan.

“Angin pada awal hari berada di bawah level tahun 2019 dan dapat diterima. Namun kondisi semakin memburuk dan balapan Moto2 harus dihentikan setelah sepuluh lap karena hembusan angin,” ujar Webb.

“Kami memantau sepanjang hari seberapa kuat angin bertiup secara konsisten dan kapan ada hembusan angin. Jumlah hembusan angin meningkat sepanjang hari. Dan setelah kami menghentikan perlombaan karena kondisi angin, tidak ada peluang untuk memulai lagi jika keadaan tidak menjadi lebih baik dan tidak menjadi lebih baik, malah menjadi lebih buruk. Itu membuat kami tidak punya pilihan lain,” ucapnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut