Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komunitas Motorsport Kumpul Saksikan Seri Terakhir Formula 1 GP Abu Dhabi 
Advertisement . Scroll to see content

Belum Paham Karakter Ban, Hamilton Tetap Yakin Bisa Lebih Kencang

Sabtu, 01 Juni 2019 - 17:44:00 WIB
Belum Paham Karakter Ban, Hamilton Tetap Yakin Bisa Lebih Kencang
Pembalap Mercedes-AMG Lewis Hamilton. (Foto: Yann COATSALIOU/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

MONAKO, iNews.id - Pembalap tim Formula One (F1) Mercedes-AMG Lewis Hamilton mengaku belum memahami karakter ban dengan baik. Tapi dia yakin. Mobilnya bisa melaju lebih cepat.

Ban yang digunakan pada tahun ini sedikit berbeda ketimbang musim lalu, karena lebih cepat aus. Hal itu membuatnya tak bisa memanfaatkan tenaga mobil seefisien mungkin.

“Kami harus menganalisis banyak hal. Kami harus bisa memahami ban lebih baik, dan meningkatkan performa. Saya juga harus bekerja lebih baik dengan para mekanik untuk menggali tambahan performa pada mobil,” kata Hamilton kepada Motorsports.

Akibat ban yang cepat aus, sejumlah energi mesin banyak yang terbuang. Hasil analisis dari mekanik Mercedes pun harus segera direspon, sehingga bisa memanfaatkan potensi maksimal pada mobil.

“Para mekanik harus mencoba untuk menemukan lebih banyak informasi dari sistem pemulihan energi. Mereka kemudian harus bisa memanfaatkannya dengan baik, sehingga saya bisa tampil lebih bagus,” ujarnya.

Pembalap berusia 34 tahun itu berharap mesin baru yang lebih baik bisa digunakan pada Grand Prix (GP) Kanada, Minggu (9/6/2019). Dia yakin mesin baru ini bisa digunakan sesuai harapan.

“Saya tahu tim di pabrik tengah mengerjakan pengembangan. Kemungkinan kami akan mendapatkan mesin baru pada balapan selanjutnya, sehingga mobil makin berkembang,” tutur Hamilton.

Editor: Haryo Jati Waseso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut