Aturan Khusus Berpakaian di Arab Saudi Dinilai Bisa Ganggu Kenyamanan F1 GP Jeddah 2021
JEDDAH, iNews.id – Pemerintah Arab Saudi resmi mengeluarkan aturan bagi pengunjung yang ingin menyaksikan Formula 1 Grand Prix F1 Jeddah 2021. Aturan ini langsung memicu kontroversi.
Melansir dari Marca, Kamis (21/10/21), salah satu kalender F1 GP 2021 bakal berlangsung di Arab Saudi. Namun, hal ini menuai kontroversi usai pemerintah Arab mengeluarkan aturan pakaian bagi kunjungan olahraga pada bulan Desember.
F1 GP Jeddah direncanakan akan berlangsung pada 5 Desember 2021. Ini menjadi balapan F1 pertama yang diadakan di Negara Minyak itu.
Meski begitu, ajang ini diselimuti persoalan mengenai peraturan mengenakan pakaian. Ada sejumlah aturang berpakaian yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan masuk ke Arab Saudi mulai Desember nanti.
Infografis Beda Nasib Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas di F1 GP Turki 2021
Aturan itu memicu pro kontra. Beberapa pendapat memandang ada aturan berpakaian yang membuat pengunjung tidak nyaman.
Hasil Kualifikasi F1 GP Turki: Lewis Hamilton Kena Penalti, Valtteri Bottas Ketiban Untung
Pakaian yang diperbolehkan bagi perempuan seperti tidak memakai perhiasan berlebihan, tidak memakai pakaian yang transparan, di atas lutut, dan ketat. Selain itu tidak ada rok mini serta tidak ada bikini.
Sementara untuk laki-laki jauh lebih digalakkan. Aturannya dilarang memakai celana pendek dan celana ketat serta atasan singlet.
Bukan Cuma MotoGP, Sirkuit Losail Qatar Resmi Jadi Tuan Rumah F1
Padahal, pada bulan Desember Jeddah biasanya berada di atas 30 derajat celcius. Kondisi ini tentu bisa membuat kru di pit stop dan mekanik akan terganggu kenyamanannya.
Grand Prix Arab Saudi akan digelar di Sirkuit Jalan Raya Jeddah. Balapan ini jadi balapan malam kedua di kalender Formula 1 setelah Singapura.
Raih Kemenangan ke-100 di F1, Lewis Hamilton Diberi Selamat Valentino Rossi
Editor: Ibnu Hariyanto