Ancam Perkosa Calon Lawan, Israel Adesanya Ditinggal Sponsor
LAS VEGAS, iNews.id - Ucapan petarung UFC Israel Adesanya kepada calon lawannya dianggap keterlaluan. Akibatnya, dia kini ditinggalkan salah satu sponsornya, yakni produsen mobil asal Jerman, BMW.
Adesanya dijadwalkan untuk menghadapi Kevin Holland dalam waktu dekat. Seperti biasa, kedua petarung pun saling lempar omongan kepada lawan untuk memengaruhi mental.
Hanya saja, pilihan kata yang digunakan Adesanya kelewat batas. Pasalnya, dia mengancam bakal melecehkan Holland secara seksual di depan umum.
“Sobat, saya akan memperkosa kamu,” kata Adesanya dikutip Marca, Minggu (28/3/2021).
Youtuber Ingin Jajal UFC, Dana White: Mereka Cuma Gimmick
Meski kalimat yang digunakan Adesanya hanya bentuk gertakan, ternyata penggunaan kata ini dipandang sebagai masalah serius. Terutama bagi kaum wanita yang merasa terganggu.
Kejadian kontroversi itu pun memantik berbagai reaksi tajam. Akibatnya, BMW yang mengontrak Adesanya sebagai dutanya di Selandia Baru segera bertindak.
Lolos dari Maut, Petarung Muslim Khamzat Chimaev Kembali ke Arena UFC
BMW langsung memutus kontrak Adesanya. Padahal, Adesanya direncanakan tampil sebagai bintang iklan pabrikan mobil mewah itu untuk pasar Selandia Baru, negara asal sang petarung.
Khabib Nurmagomedov Akhirnya Kembali ke UFC
Tidak hanya itu, komentar Adesanya bahkan memicu kecaman dari Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Grant Robertson. Dia merasa kata yang digunakan Adesanya tidak layak untuk dijadikan bahan candaan.
Atas kejadian itu, Adesanya meminta maaf. Dia sadar telah keterlaluan dan berjanji untuk tidak kembali menggunakan kalimat yang tidak pantas, seperti yang telah dilakukannya.
Kagumi Ronda Rousey, Model Seksi Ini Banting Setir Jadi Petarung UFC
“Saya beradu kata-kata hingga akhirnya melewati batas. Saya memahami makna dari kalimat itu dan dapat memberikan efek serta melukai orang lain, selain lawan, meski tidak ada niatan” ujarnya.
Adesanya juga pernah punya masalah serupa soal menggunakan kata sensitif dalam menantang jagoan UFC lainnya. Pada 2020, dia sempat membawa-bawa kasus terorisme Menara Kembar New York saat mengancam Yoel Romero.
Editor: Abdul Haris