Alwi Farhan Pede Indonesia Juara Piala Thomas 2026, Ranking 14 Dunia Siap Jadi Andalan
JAKARTA, iNews.id – Alwi Farhan optimistis Indonesia mampu bersaing dan berburu gelar di Piala Thomas 2026 dengan kekuatan skuad yang ada saat ini.
Indonesia memastikan tiket ke Piala Thomas 2026 setelah menembus semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. Hasil tersebut mengamankan posisi Merah Putih di turnamen beregu putra paling bergengsi di dunia.
Pada ajang BATC 2026, Alwi Farhan tidak masuk dalam skuad. Meski absen, namanya tetap diprediksi menjadi bagian penting tim Indonesia di Piala Thomas 2026.
Saat ini Alwi menempati peringkat 14 dunia. Dia juga menjadi tunggal putra terbaik kedua Indonesia berdasarkan ranking BWF.
Daftar Lengkap 16 Negara Lolos Piala Thomas dan Uber 2026, Indonesia Masuk!
Pemain berusia 20 tahun tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam setahun terakhir. Gelar Indonesia Masters 2026 menjadi bukti konsistensinya di level elite.
"Dari negara lain juga ada jagoan masing-masing. Tapi saya yakin komposisi di tunggal dan ganda yakin bisa bersaing di Thomas," ucap Alwi di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Senin (16/2/2026).
Marwan Faza Menepi karena Glaukoma, PBSI Resmi Duetkan Aisyah dengan Verrel
"Jadi fokus untuk memantaskan diri. Saya mempersiapkan ke sana dan percaya diri. Semoga bisa terpilih dan bisa main.Saya ingin tunjukkan mentalitas Indonesia," sambung Alwi.
Apriyani dan Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, PBSI Bongkar Alasan Sebenarnya
Selain Alwi Farhan, sektor tunggal putra Indonesia memiliki kedalaman skuad. Jonatan Christie yang kini menempati peringkat empat dunia menjadi andalan utama.
Nama lain seperti Moh. Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, hingga Anthony Sinisuka Ginting turut memperkuat persaingan internal. Kombinasi pemain muda dan senior menjadi modal penting.
Alasan Apriyani Rahayu Main Rangkap di China Masters 2026, PBSI Ungkap Misi Besar
Piala Thomas 2026 akan digelar di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026. Indonesia menempati pot pertama dalam proses undian berdasarkan seeding.
Status tersebut memberi keuntungan strategis dalam pembagian grup. Indonesia berpeluang menghindari sesama unggulan di fase awal.
Dengan komposisi tunggal dan ganda yang kompetitif, Alwi Farhan percaya Indonesia memiliki peluang besar bersaing memperebutkan trofi Piala Thomas 2026.
Editor: Abdul Haris