Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keluar Zona Nyaman, Apriyani Rahayu Jajal Ganda Campuran di China Masters 2026
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Apriyani Rahayu Main Rangkap di China Masters 2026, PBSI Ungkap Misi Besar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:02:00 WIB
Alasan Apriyani Rahayu Main Rangkap di China Masters 2026, PBSI Ungkap Misi Besar
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari bakal tampil di China Masters 2026. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Alasan Apriyani Rahayu bermain rangkap di China Masters 2026 akhirnya diungkap PBSI sebagai bagian dari misi besar pengembangan potensi atlet.

Kabid Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, menegaskan keputusan menurunkan Apriyani di dua sektor bukan tanpa perencanaan. Turnamen Ruichang China Masters Super 100 yang berlangsung 10–15 Maret 2026 dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi.

Apriyani tidak hanya tampil di ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari. Dia juga turun di ganda campuran dengan pemain muda Taufik Aderya dari babak kualifikasi.

"Menyoal main rangkap Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari di Ruichang China Masters Super 100 di mana Apri akan berpasangan dengan Taufik Aderya dan Lanny akan berpasangan dengan Daniel Edgar Marvino di ganda campuran, adalah program untuk penjajakan potensi ke depan. Dengan bermain rangkap, kami bisa melihat potensi lain yang mungkin keluar dari atlet-atlet tersebut," ujar Eng Hian di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Lanny juga menjalani peran ganda. Dia tampil di ganda campuran bersama Daniel Edgar Marvino dan memulai dari jalur kualifikasi.

"Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba ilmu dan pengalaman dari Apri/Lanny yang sudah lebih senior. Pengembangan kemampuan bermain di dua sektor juga akan membawa dampak positif bagi mereka," tambahnya.


Ajang Evaluasi dan Regenerasi

Keputusan Apriyani turun di level Super 100 menarik perhatian. Statusnya sebagai pemain berpengalaman memberi nilai tambah bagi pasangan muda.

Apriyani dan Lanny sebelumnya menjalani debut sebagai pasangan di Indonesia Masters 2026 dan mampu melangkah hingga semifinal. Chemistry mereka masih terus dibangun.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah merilis daftar pemain Ruichang China Masters 2026. Indonesia menurunkan kombinasi pemain muda dan skuad utama di berbagai sektor.

Di tunggal putra, Christian Adinata mendapat kesempatan tampil. Sektor tunggal putri diwakili Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Untuk ganda campuran lainnya, Aisyah Salsabila Putri Pranata dipasangkan sementara dengan Verrell Yustin Mulia sambil menunggu Marwan Faza pulih.

"Aisyah bersama Verrell akan coba diturunkan di ajang Sri Lanka International Serie dan International Challenge pada Maret mendatang. Verell yang saat ini belum mempunyai pasangan di ganda putra, akan fokus berlatih di ganda campuran," jelas Eng Hian.

Ruichang China Masters 2026 menjadi bagian dari strategi PBSI dalam membangun kedalaman skuad. Ajang ini dimanfaatkan untuk memberi jam terbang, menguji kombinasi baru, serta mempercepat proses regenerasi.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut