Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Warga Nanggulan Kulonprogo Keluhkan Aktivitas Penambangan di Sungai Progo

Jumat, 03 Desember 2021 - 18:20:00 WIB
Warga Nanggulan Kulonprogo Keluhkan Aktivitas Penambangan di Sungai Progo
Warna menunjukkan kondisi air dari sumur mereka yang berwarna keruh. (foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Warga empat pedukuhan di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo mengeluhkan aktivitas penambangan di aliran Sungai Progo di wilayah mereka. Penambangan pasir dengan mesin sedot ini telah menjadikan kerusakan lingkungan. 

Koordinator warga Tri Harjono mengatakan, penambangan pasir di Sungai Progo telah menjadian sumur-sumur warga tercemar. Saat ini air dari sumur keruh dan kotor. Selain itu penambangan juga mengancam ambrolnya tebing di sisi barat sungai. 

"Kami juga sangat terganggu dengan aktivitas penambangan yang menyebabkan bising karena suaranya cukup keras," katanya. 

Menurutnya dampak penambangan degan mesin sedot telah dirasakan lebih dari 40 kepala keluarga dari Pedukuhan Wiyu, Pundak, Jomboran dan Nanggulan. Dampak ini mulai dirasakan warga pada 2020 dengan kondisi sumur yang mengering.

Warga juga mempertanyakan izin penambangan yang dipakai sejumlah perusahaan. Selama ini warga belum pernah melihat izin tambang yang sesungguhnya.  

"Sebenarnya dulu warga menolak kehadiran penambangan pasir, tetapi dari kalurahan izin operasional justru turun,"ujar Tri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut