Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan
Advertisement . Scroll to see content

Tersentuh Dengar Suara Adzan dan Orang Mengaji, Tahanan Kasus Penipuan di Sleman Jadi Mualaf

Kamis, 15 April 2021 - 21:05:00 WIB
Tersentuh Dengar Suara Adzan dan Orang Mengaji, Tahanan Kasus Penipuan di Sleman Jadi Mualaf
Tersangkaa kasus penipuan LK (26) dibimbing jadi Mualaf di Masjid Istiqomah Polres Sleman, Rabu (14/4/2021). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id – Seorang tahanan kasus penipuan LK (26) warga Bandung, Jawa Barat, menjadi seorang mualaf. Dia mengaku tertarik memeluk agama Islam lantaran tersentuh mendengar suara adzan dari balik sel dan melihat teman-teman tahanan mengaji di bulan Ramadan.

Proses pengucapan Dua Kalimat Syahadat diucapkan LK di masjid Istiqomah Polres Sleman dipandu oleh Kepala Kantor Urusan Agama KUA) Kecamatan Sleman, Aris S, Rabu (14/4/2021), disaksikan takmir masjid dan Kasat Tahti Polres Sleman. Sebelumnya LK memeluk agama Kristen dan sudah dua bulan menjalani masa tahanan di Polres Sleman.  

LK mengaku terpanggil untuk, memeluk Agama Islam setelah melihat teman-temannya sesama tahanan di Polres Sleman mengaji. Selain itu juga merasa sangat nyaman saat mendengar suara azan dari dalam sel, sehingga tertarik untuk memeluk Islam.
 
“Niat itu semakin mantap di  bulan suci Ramadan ini,” katanya, Kamis (15/4/2021).

LK mengaku dalam mengambil keputusan ini murni dari keinginan dirinya tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Dia juga sudah meminta restu kepada orang tua dan keluarganya. Mereka menyetujui apa yang menjadi keputusan LK. 

“Segala sesuatunya memiliki hikmah. Selama menjadi tahanan, saya  kerap kali melihat tahanan lainnya melaksanakan ibadah seperti shalat, mengaji dan azan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut