Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende
Advertisement . Scroll to see content

Terkendala Jaringan Internet, E-PKH Kemensos di Kawasan Terpencil Belum Maksimal

Kamis, 08 Agustus 2019 - 00:26:00 WIB
Terkendala Jaringan Internet, E-PKH Kemensos di Kawasan Terpencil Belum Maksimal
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat memberikan keterangan kepada media disela rakornas PKH di Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Penyaluran bantuan program Keluarga Harapan secara elektronik (e-PKH) yang dilaksanakan sejak 2018 belum maksimal.

Dari 7.201 kecamatan di Indonesia, tinggal 900an yang belum bisa mengakses karena terkendala jaringan internet. Provinsi DIY, Bangka Belitung dan Sulawesi Selatan menjadi yang terbaik dalam penyaluran e-PKH.

“Teknologi e-PKH ini untuk mempermudah penerima PKH dalam melaksanakan kegiatan Program Keluarga Harapan,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Hikmat saat membuka rapat koordinasi Nasional PKH di Grand Mercure Hotel, Yogyakarta, Selasa (6/8/2019) malam.

Penyaluran tahap ketiga 2019 ini juga akan menggunakan program ini. Meskipun tidak semua wilayah di Indonesia sudah terjangkau dengan jaringan internet. Khususnya di wilayah timur Indonesia seperti di Papua dan sebagian Halmahera, Nias dan juga Kalimantan Utara di sekitar perbatasan.

“Ini kendala klasik, e-PKH tergantung pada ketersediaan jaringan, beberapa daerah yang blankspot pengiriman PKH menjadi terbatas,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut