Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Sleman Geger, Pensiunan Polisi Tewas Dibunuh Anak Kandung Pakai Palu

Selasa, 23 Juli 2024 - 21:59:00 WIB
Sleman Geger, Pensiunan Polisi Tewas Dibunuh Anak Kandung Pakai Palu
Pensiunan polisi di Kabupaten Sleman tewas dibunuh anak kandung menggunakan palu. (Foto: INews)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Seorang pensiunan polisi ditemukan tewas di rumahnya Dusun Yapah, Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY. Korban bernama Suwarno (67) diduga dibunuhanak kandung sendiri berinisial FPN (22).

Kasus pembunuhan yang terjadi Senin (22/7/2024) tersebut mengegerkan warga. Mereka mendatangi rumah korban.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Mochamad Mashuri mengatakan, korban pertama kali ditemukan HA (25) anak nomor dua yang curiga karena ayahnya seharian tidak tampak beraktivitas di ladang atau sawah.

“Saat dicek di rumah, ternyata ayahnya telah tewas diduga dibunuh oleh adiknya atau anak bungsu korban berinisial FPN,” kata kapolsek. 

Dia mengungkapkan, HA sempat dipukul dan terlibat perkelahian dengan terduga pelaku. “Setelah terjadi perkelahian, pelaku ditangkap warga dan diserahkan ke polisi,” katanya.

Kapolsek menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat membunuh ayahnya menggunakan palu besi berukuran besar. “Korban dipukul beberapa kali di bagian kepala dan badannya. Untuk motif pembunuhan, masih kami dalami,” ucapnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa palu besi yang digunakan untuk membunuh korban. Guna pemeriksaan lebih lanjut, polisi membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Grhasia Pakem Sleman guna dilakukan observasi terhadap kondisi kejiwaannya.

Sedangkan jenazah korban telah dimakamkan oleh keluarga di tempat pemakaman umum dusun setempat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut