Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

PT AP I Yogya Optimistis Bandara Baru Yogya Bisa Beroperasi April 2019

Jumat, 21 September 2018 - 02:25:00 WIB
PT AP I Yogya Optimistis Bandara Baru Yogya Bisa Beroperasi April 2019
Sejumlah truk dan alat berat terus dioperasikan dalam pemadatan landasan pacu Bandara Baru Yogyakarta (NYIA) di Kulonprogo, DIY, Kamis (20/9/2018). (Foto: iNews.id/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Proyek pembangunan sisi airside bagian runway Bandara Baru Yogyakarta (NYIA) di pesisir selatan Kulonprogo, DIY terus dikebut. Landasan pacu yang memiliki panjang 3.200 meter dan lebar 60 meter itu masih dalam proses pemadatan.

Setelah selesai proses pemadatan lahan, selanjutnya runway akan ditinggikan tanahnya sebelum diaspal. Proses pekerjaan konstruksi tersebut akan dilaksanakan secara pararel mulai dari runway, taxi way, apron hingga terminal.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, persentase progres pekerjaan pembangunan runway saat ini sudah mencapai 0,1033 persen tepatnya pada titik lokasi ujung landasan pacu. “Saat ini telah dilakukan timbunan landasan pacu (runway) sepanjang 2.000 m2 dengan presentase 22 persen,” katanya, Kamis (20/9/2018).

Agus optimistis pembangunan Bandara NYIA akan tepat waktu. Di mana sesuai dengana target Presiden Joko Widodo harus selesai pada akhir maret agar pada April 2019 bisa beroperasi.

Landasan pacu pesawat nantinya tidak akan sejajar lurus garis pantai. Namun akan dibuat menyerong pada sudut 11-29 derajat, untuk menghindari adanya crosswind (angin dari samping) dari arah laut yang membahayakan penerbangan. "Pesawat akan dengan mudah take off (lepas landas) maupun landing (mendarat) karena posisinya sesuai arah headwind (angin dari depan)," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut