Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Didesak Transparan dalam Peristiwa Bocah di Sleman Diduga Tertembak

Rabu, 21 Desember 2022 - 08:33:00 WIB
 Polisi Didesak Transparan dalam Peristiwa Bocah di Sleman Diduga Tertembak
JPW mendesak kepolisian transparan terkait kasus bocah diduga jadi korban peluru nyasar. (Foto Ilustrasi : Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id- Jogja Police Watch (JPW) mendesak kepolisian transparan terkait kasus bocah berumur 4 tahun di Ngaglik Sleman yang diduga jadi korban peluru nyasar pada Minggu (18/12/2022). Korban terluka bersamaan saat polisi mengeluarkan tembakan peringatan di jalan Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Kabid Humas JPW, Baharuddin Kamba mendesak pihak Polsek Ngaglik dan Polresta Sleman harus terbuka dengan mengedepankan transparansi. "Jangan ada yang ditutupi atas kasus ini," ujar Kamba, Rabu (21/12/2022).

Kamban juga mendorong agar kasus tersebut ditarik ke Polda DIY. Menurutnya jika anggota Polsek Ngaglik terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi etik dan pidana wajib dilakukan. Peristiwa ini juga diharapkan tidak terulang lagi ke depannya.

Kamba melanjutkan, berdasarkan keterangan Kapolresta AKBP Irfan Rifa'i di media, ada kemungkinan penyebab luka pada kepada bocah tersebut adalah proyektil yang merupakan tembakan peringatan dari anggota Polsek Ngaglik dan tembakan peringatan diarahkan ke atas. "Harus ditelusuri seperti apa sebenarnya yang terjadi," ujarnya.

Kendati demikian, JPW mengapresias terhadap langkah yang dilakukan Kapolsek Ngaglik dengan melakukan komunikasi terhadap keluarga korban terkait biaya perawatan. Namun proses hukum atas kasus ini jangan lantas berhenti. "Jika ada anggota ada yang terbukti bersalah maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut