Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Hafiz Al-Qur'an asal Turki Nikahi Gadis Palopo, Mahar Rp150 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Peringati Sumpah Pemuda Tiga Pasangan Menikah di Sungai Gajah Wong Jogjakarta

Minggu, 25 Oktober 2020 - 22:22:00 WIB
Peringati Sumpah Pemuda Tiga Pasangan Menikah di Sungai Gajah Wong Jogjakarta
Salah satu pasangan pengantin yang menikah di atas kapal yang berlayar. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Kecamatan Sewon, Bantul bekerja sama dengan Pemkot Yogyakarta menggelar pernikahan massal di Dermaga Cinta Sungai Gajahwong, Yogyakarta, Minggu (25/10/2020). Nikah bareng ini menjadi rangkaian menyambut Hari Sumpah Pemuda dan Peringatan Kota Yogyakarta.

Tiga pasangan pengantin yang hari ini resmi menjadi pasangan suami istri Divya Merlinda (22) warga Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta dan Angga Nur Nugroho (26) warga Kecamatan Mlati, Sleman. Keduanya menikah diatas diatas Bendung Lapen Mrican.

Pasangan kedua, Suwaryati (48) warga Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta denga Fajar Nobianto (47) warga Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Keduanya menikah di atas kapal yang sedang berlayar.

Sedangkan pasangan Suswanti (39) warga Kecamatan Kraton, Yogyakarta denga Paul Wijaya Panjaitan (37) warga Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta, menikah diatas mobil Road Sweeper milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta.

“Senang ya akhirnya menikah. Dan ini penuh makna di hari jadi Kota Yogyakarta dan Sumpah Pemuda,” kata Fajar.

Pasangan ini sudah merencakan pernikahan, namun terkenda biaya karena Covid-19. Atas saran teman mereka mendaftar seleksi dan lolos, hingga hari ini bisa menikah. Seluruh rangkaian ini gratis dengan fasilitas biaya nikah, mahar, pelaminan, cincin kawin, rias dan baju pengantin, dokumentasi dan bulan madu di hotel berbintang.


Selain lokasinya yang unik, mas kawin yang diberikan juga langka dan penuh makna. Diantaranya seperangkat alat salat, 28 masker dan sebuah sapu gerang (sapu lidi yang sudah pendek). Sebanyak 28 masker mengandung makna sumpah pemuda. Sedangkan sapu gerang simbol membersihkan bumi.

Nikah bareng kali ini mengusung tema “Manten Satukan Tekad Reresik Bumi untuk Pariwisata Indonesia”. Program ini untuk mengkampanyekan program 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) dalam tatanan normal baru. Sebelum prosesi ijab kobul, para peserta juga membagikan masker kepada pengunjung

“Ini juga untuk mensinergiskan dengan program pemerintah dalam mencegah Covid-19,” kara Ketua Fortais Sewon Ryan Budi.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut