Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

Mediasi Selesai, 2 Kelompok yang Bertikai di Seturan Sleman Siap Rekonsiliasi

Senin, 04 Juli 2022 - 19:35:00 WIB
Mediasi Selesai, 2 Kelompok yang Bertikai di Seturan Sleman Siap Rekonsiliasi
Situasi mediasi antarsesepuh perwakilan pihak bertikai, di halaman Radio Sasando, Yogyakarta Senin (4/7/2022). (Foto: MPI/erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id - Kekerasan di kawasan Babarsari, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman sudah berhenti Senin (4/7/2022) siang. Kedua kelompok yang bertikai sudah dimediasi dan sepakat untuk melakukan rekonsiliasi selama tujuh hari ke depan. 

Proses mediasi dilaksanakan di halaman samping sebuah radio dengan dihadiri Kepala BIN DIY Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Andry Wibowo, Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sleman Budiharjo. Selain itu juga ada Ketua Sesepuh masyarakat NTT di DIY John S Keban, Ketua Pattimura Muda Yogyakarta Jacky Latupeirissa.

Kabinda DIY Brigjen Pol Andry Wibowo mengungkap, proses mediasi perlu dilakukan untuk meredakan ketegangan. Sedikitnya ada tiga langkah utama yang diambil pascamediasi sore itu. Mitigasi kesehatan, recovery atau pemulihan kerusakan dan penegakan hukum.

"Kami akan melakukannya secara bertahap," ujarnya, Senin (4/7/2022).

Andry menyebut, mitigasi kesehatan atau pengobatan perlu dilakukan terhadap mereka yang menjadi korban peristiwa itu, secara maksimal. Hal ini menjadi komitmen mereka yang ada di Yogyakarta, termasuk korban yang fatal. 

Langkah kedua yang akan diambil, yakni recovery atau pemulihan kerusakan yang muncul akibat kerusuhan, baik material maupun ekonomi. Harapannya nanti tidak ada kerugian dari manapun terutama pihak terdampak.

"Langkah ketiga, kami akan lakukan upaya penegakan hukum dan pencegahan berikutnya. Ini domainnya adalah teman-teman polisi, TNI ataupun pemda," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut